Tim Pertamina Innovation Raih Grand Prize di Seoul

    Citra Larasati - 09 Desember 2019 15:15 WIB
    Tim Pertamina Innovation Raih Grand Prize di Seoul
    Tim Pertamina Innovation usai kegiatan SIIF di Korea Selatan. Foto: Dok. Pertamina Innovation
    Jakarta:  Tim Pertamina Innovation kembali mengikuti kegiatan pameran dan kompetisi Seoul International Invention Fair di Korea Selatan tanggal 27-30 November 2019 di COEX Exhibition Hall.  Perwakilan Indonesia yang terdiri dari tiga tim ini berhasil membawa pulang Grand Prize dari ajang bergengsi ini.

    Kegiatan SIIF 2019 merupakan acara pameran inovasi terbesar di Asia yang diselenggarakan oleh Korea Invention Promotion Association (KIPA) dan Intellectual Property Office (KIPO) yang di dukung oleh Seoul City Government, World Intellectual Property Organization (WIPO) dan International Federation of Inventors Association (IFIA). 

    Kompetisi ini diikuti lebih dari 630 inventor dari 25 negara, di antaranya Bahrain, Bangladesh, China, Croatia, Prancis, Indonesia, Iran, Korea, Kuwait, Malaysia, Myanmar, Nigeria, Oman, Polandia, Portugal, Qatar, Russia, Saudi Arabia, Taiwan, Thailand, Tunisia, Turkey, UAE, UK, USA, Uzbekistan dan Vietnam. 

    PT. Pertamina Persero mengirimkan tiga tim terbaik, di antaranya Tim Vitamin yang beranggotakan Ari Bowo Yudhaprasetya, Arie Nugroho, Achmad Mohan Sifai, Awang Lazuardi, Benny Nuryadi.  "Tim ini menemukan Metode Deteksi dini kavitasi pada pompa dengan menggunakan pemodelan matematis polinomial tingkat tinggi," ujar Direktur Kemitraan Internasional Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa), Megaria Agustina dalam siaran persnya, di Jakarta. Senin, 9 Desember 2019.

    Metode deteksi kavitasi dini ini telah diaplikasikan pada pompa sentrifugal untuk mengalirkan minyak bumi dan bisa diaplikasikan juga di seluruh industri yang menggunkan pompa.  Tim vitamin sendiri berhasil meraih penghargaan medali emas dan juga special award dari GCC Patent Office serta Korea Chamber of Commerce and Industry. 

    Kemudian tim kedua adalah TPGK (Tempat Piknik Gunung Kidul) Astri Pujianto, Herman Ratnofianto, Bastian Wismana, Jonathan Yanuardi, Teguh Triyanto, Handoyo Ogy Dwi Putra, Heru Riswanto, Bram Ispriadi Yuliantoro.  Tim TPGK menemukan sebuah metode pencegahan kerak (Scale) pada pipa disurface maupun subsurface menggunakan alat Scale BUM (Breaker Ultimate Machine).

    Metode ini memanfaatkan special material yang bereaksi secara elektrokimia mengikat ion pembentuk scaleScale BUM telah diaplikasikan di beberapa lapangan Pertamina EP dan juga perusahaan minyak lainnya.

    Pemanfaatan Scale BUM tidak terbatas pada industri Migas tapi juga industri lain yang memiliki masalah sama pada pipa alir.  Tim TPGK berhasil meraih penghargaan Medali emas, Special Prize IFIA dan juga special award dari Taiwan Invention Association. 

    Terakhir adalah tim Alpuket dengan anggota Hari Purnomo, Sutomo Guntoro Kasdam, Rolin Sumali Rohadi, Aji Maulana Akbar, Gama Kusuma Prawira Sakti, dan Indra Perkasa.  Tim ini membuat produk yang dinamakan Alpuket 3.0.

    Alat ini merupakatan alat pendeteksi kebocoran pada jalur uap mobil tangki.  Dengan menggunakan media angin kompresor, Alpuket 3.0 menjelma menjadi alat yang menentukan standar mobil tangki volume I Pertamina.

    Hingga saat ini, alat tersebut telah diaplikasikan di Integrated Terminal Jakarta, Fuel Terminal Plumpang, Pertamina Jakarta. Berhasil meraih Grand Prize dan juga special award dari Taiwan. 

    "Peningkatan prestasi tahun ini cukup bagus.  Sebab tahun ini Pertamina Innovation bisa membawa pulang Grand prize untuk pertama kalinya, setelah tiga tahun berturut-turut mengikuti ajang SIIF," terang Megaria.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id