comscore

Ketua ICMI Sebut Perguruan Tinggi Mesti Jadi Gerakan Antirasisme

Renatha Swasty, Citra Larasati - 05 Mei 2022 15:33 WIB
Ketua ICMI Sebut Perguruan Tinggi Mesti Jadi Gerakan Antirasisme
Ketua ICMI Arif Satria. DOK IPB
Jakarta: Rasisme tak boleh dibiarkan tumbuh subur di Tanah Air. Terlebih, berkembang di perguruan tinggi.

"Perguruan tinggi harus menjadi teladan dalam gerakan antirasisme," kata Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Arif Satria kepada Medcom.id, Kamis, 5 Mei 2022.
Arif menegaskan perguruan tinggi justru mesti menjadi kiblat peradaban. Khususnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

"Perguruan tinggi harus menjadi kiblat dalam konstruksi peradaban baru yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan," kata Arif.

Arif menyebut tak cuma di perguruan tinggi, segala yang berkaitan dengan perguruan tinggi juga mestinya bebas dari rasisme. Misalnya, dalam proses beasiswa.

"Seleksi harus adil dan fair serta terbebas dari rasisme," kata Rektor IPB itu.

Sebelumnya, media sosial ramai membicarakan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Budi Santosa Purwokartika. Tulisannya di media sosial dinilai menyinggung suku, agama, ras, antargolongan (SARA).

Dalam postingannya, Budi mengungkapkan mewawancarai mahasiswa yang akan berangkat ke luar negeri. Dia memuji kemampuan akademis maupun soft skills kandidat.
Namun, pada bagian akhir, dia memberi stigma bersifat SARA.

"Jadi, 12 mahasiswa yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun. Otaknya benar-benar open minded. Mereka mencari Tuhan ke negara-negara maju seperti Korea, Eropa barat, dan US, bukan ke negara yang orang-orangnya pandai bercerita tanpa karya teknologi," tulis Budi.
 
Tulisan itu menuai banyak komentar. Budi dianggap menghakimi suatu golongan.

Baca: Sesalkan Tulisan Rasis Rektor ITK, Kemendikbudristek: Akademisi Mestinya Arif
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id