Pandemi Menyulitkan Siswa SMK di Bangkalan Praktikum

    Antara - 20 Oktober 2020 13:14 WIB
    Pandemi Menyulitkan Siswa SMK di Bangkalan Praktikum
    Ilustrasi. Dok Kemendikbud.
    Bangkalan: Para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengaku sulit untuk belajar praktik di masa pandemi virus korona (covid-19). Sebab, sistem pembelajaran dilakukan secara daring.

    "Padahal khusus siswa SMK ini, sistem pembelajarannya bukan hanya teori saja, akan tetapi juga praktik," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Bangkalan Sunarto di Bangkalan, Selasa, 20 Oktober 2020.

    Ia menjelaskan, siswa SMK membutuhkan praktik untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru. Jika tidak, khawatir mereka tidak punya keahlian dalam kejuruannya. Di sisi lain, kata dia, di era pandemi covid-19 seperti sekarang ini, sistem pembelajar yang harus diterapkan adalah sistem pembelajaran daring.

    "Memang sangat dilema. Disatu sisi kita ingin taat pada kebijakan pemerintah pusat untuk ikut membantu menghindari penyebaran covid-19, tapi di sisi lain juga kami harus memperhatikan efektivitas keberlangsungan pendidikan," ujarnya.

    Cabang Disdik Jawa Timur wilayah Bangkalan pun menyerahkan kebijakan kepada masing-masing SMK terkait kegiatan praktik para siswa. Kalau misalnya pihak sekolah menginginkan sistem pembelajaran praktik, dan para siswa serta orang tua siswa setuju, maka kegiatan praktik diperbolehkan.

    "Dinas Provinsi Jatim memperbolehkan hal itu, akan tetapi tetap diserahkan ke masing-masing sekolah dan kesepakatan bersama," ungkapnya.

    Baca: UNICEF: 175 Juta Anak di Dunia Tak Punya Akses Layanan PAUD

    Prinsipnya, kata dia, Disdik Jatim tidak ingin nantinya dipermasalahkan apabila misalnya saat kegiatan praktik digelar lalu terjadi kejadian yang luar biasa. Ia mengimbau untuk menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah apabila sistem pembelajaran praktik untuk siswa SMK tersebut memang hendak diberlakukan. Contohnya, memakai masker, tetap menjaga jarak, serta selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

    Sementara itu, di Kabupaten Bangkalan terdapat 64 lembaga pendidikan SMK dengan perincian 54 SMK swasta dan 10 SMK Negeri. Semua sekolah itu belum menerapkan pembelajaran praktik, akibat wabah covid-19.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id