Demi Kelancaran PTM Terbatas, Warga Diminta Taat Prokes Saat Lebaran

    Ilham Pratama Putra - 13 Mei 2021 20:17 WIB
    Demi Kelancaran PTM Terbatas, Warga Diminta Taat Prokes Saat Lebaran
    Ilustrasi mudik. Foto: MI/Ramdani



    Jakarta: Mudik lebaran berpotensi meningkatan angka kasus covid-19 di Indonesia. Hal itu dinilai akan berdampak pada kelancaran rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang ditargetkan sudah diterapkan di semua sekolah pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

    PTM terbatas nantinya ditargetkan akan semakin masif digelar pada Juli 2021. Seiring dengan terus melajunya program vaksinasi guru dan tenaga kependidikan yang ditargetkan selesai pada Juni 2021.

     



    Demi kelancaran PTM terbatas nantinya, Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Riris Andono meminta masyarakat untuk tertib menjaga protokol kesehatan selama lebaran. Hal itu akan berpengaruh terhadap pertumbuhan kasus covid-19 jelang PTM terbatas.

    "Tsunami atau tidaknya covid-19 pascalebaran tergantung perilaku masyarakat selama lebaran," kata Riris kepada Medcom.id, Kamis 13 Mei 2021.

    Baca juga:  Tak Mudik ke Yogyakarta, Nizam Kembali Lebaran Lewat Zoom

    Meski masyarakat taat, dan tidak ada lonjakan kasus, Riris tetap meminta masyarakat melakukan langkah mitigasi. Utamanya warga sekolah yang akan mengikuti PTM terbatas.

    "Sekolah sebaiknya dibuka sesuai dengan asesmen masing-masing daerah dan sekolah," terangnya.

    Sebelumnya, Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono memprediksi ada lonjakan kasus covid-19 usai Lebaran. Bahkan dia menyebut hal ini sebagai potensi tsunami kasus covid-19.

    Baca juga:  Nadiem: Lebaran Tahun Ini Wujudkan Pulihnya Indonesia

    Pandu menuturkan lonjakan kasus covid-19 yang terjadi di sejumlah provinsi bukan lagi sekadar alarm. Melainkan harus bersiap untuk kemungkinan kondisi yang lebih buruk ke depannya akibat peningkatan kasus covid-19.
     
    Menurut dia, Indonesia hanya tinggal menunggu giliran akan mengalami tsunami covid-19. Beberapa negara di dunia sudah mengalami lonjakan kasus signifikan.
     
    "Ini bukan alarm, kita harus siap siaga semua negara sudah mengalami lonjakan kok. Malaysia sudah, Thailand sudah, kan tinggal sebentar lagi Indonesia, kan tinggal nunggu giliran dari India terus negara tetangganya Nepal, Bangladesh, Malaysia, Thailand, nah Indonesia ini sebentar lagi habis Lebaran ya kita siap-siap," ujar Pandu.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id