Di Akhir Masa Perpanjangan, Baru 63,7% Nomor HP Mahasiswa Terdata

    Ilham Pratama Putra - 15 September 2020 13:53 WIB
    Di Akhir Masa Perpanjangan, Baru 63,7% Nomor HP Mahasiswa Terdata
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mendata nomor telepon seluler (handphone) mahasiswa untuk penyaluran subsidi kuota internet. Hingga Selasa 15 September 2020, nomor handphone mahasiswa yang telah terdaftar baru 63,7 persen. 

    Padahal, masa pendataan nomor telepon tersebut sedianya berakhir 11 September 2020, kemudian Kemendikbud memperpanjang masa pendataan hingga hari ini, Selasa, 15 September 2020.  "Untuk bantuan kuota pada jenjang pendidikan tinggi, sejauh ini sebanyak 5,1 juta nomor dari total jumlah mahasiswa sebanyak 8 jutaan," kata Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud Evy Mulyani kepada Medcom.id, Selasa 15 September 2020.

    Sementara untuk dosen, data yang diterima hingga hari ini baru 259 ribu nomor handphone. Evy menyebut data nomor handphone tersebut pun masih dalam proses verifikasi dan validasi.

    "Untuk mahasiswa telah didata dan sedang dalam proses verifikasi dan validasi. Untuk dosen, data terakhir mencapai 259 ribu nomor telah masuk dan sedang dalam proses yang sama (dengan mahasiswa)," lanjut Evy.

    Baca juga:  Kemendikbud Timbang Buka Gelombang Kedua Pendataan Subsidi Kuota

    Sementara Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud, Hasan Chabibie mengatakan, pihaknya bakal mengupayakan pendataan nomor handphone hingga 100 persen. Pihaknya akan terus menampung data dari satuan pendidikan.

    "Tapi masih kita buka kok," kata Hasan kepada wartawan, Selasa, 15 September 2020.

    Sebelumnya, Kemendikbud telah memperpanjang masa pendataan nomor handphone tersebut. Semula pendataan ditutup pada 11 September, namun diperpanjang hingga 15 September 2020.

    Hasan menambahkan, ada kemungkinan jika pendataan akan kembali diperpanjang. Hal ini agar subsidi dengan nilai anggaran Rp7,2 triliun itu dapat dialirkan 100 persen.

    "Nanti diakumulasi di akhir bulan rencananya. (Ada) gelombang berikutnya, tapi masih kami sempurnakan drafnya dulu," pungkas Hasan.


    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id