Keringanan Uang Kuliah Diserahkan pada Kebijakan Kampus

    Ilham Pratama Putra - 02 April 2020 14:54 WIB
    Keringanan Uang Kuliah Diserahkan pada Kebijakan Kampus
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) tidak bisa mengintervensi kebijakan perguruan tinggi terkait keringanan maupun subsidi biaya kuliah, terutama selama masa pandemi virus korona seperti saat ini. Ada tidaknya keringanan, penundaan, atau bahkan pembebasan uang kuliah sepenuhnya diserahkan pada kebijakan masing-masing perguruan tinggi.

    "Sesuai kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Kegiatan belajar mengajar kan tetap berjalan. Berbagai skema dikembangkan perguruan tinggi untuk mengatasi kesulitan ekonomi mahasiswa. InsyaAllah dengan bergotong royong kita bisa mengatasi pandemi ini dan berbagai dampaknya," ujar kata PLT. Dirjen Pendidikan Tinggi, kepada Medcom.id, di Jakarta, Kamis, 2 April 2020.

    Usulan keringanan biaya kuliah mengemuka, setelah pembatasan aktivitas masyarakat diterapkan untuk mencegah meluasnya penyebaran virsu korona.  Pembatasan ini turut berdampak pada perekonomian sebagian masyarakat, terlebih lagi jika dampaknya berkepanjangan sampai dengan semester depan.

    Terutama bagi para orang tua yang bekerja sebagai pekerja harian. Mereka terkendala imbas pembatasan aktivitas selama masa darurat korona.

    Beban pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga akan bertambah, bagi mahasiswa yang mendekati batas akhir masa studi.  Seperti yang diberitakan sebelumnya, perkuliahan bagi mahasiswa akhir yang sudah mendekati batas masa studi direkomendasikan untuk bisa diperpanjang satu semester agar tidak terkena drop out (DO).

    Di sisi lain, Nizam juga meminta perguruan tinggi untuk berhemat selama masa darurat virus korona (covid-19).  Sebab, penerapan pembelajaran daring tak banyak menyedot biaya operasional kampus.

    Nizam mengatakan, dana hasil penghematan harus disisihkan. Dana operasional yang disisihkan bisa membantu mahasiswa yang kurang mampu.  

    "Untuk itu bisa dipakai membantu mahasiswa yang membutuhkan bantuan, terutama dari keluarga kurang mampu," kata Nizam.

    Baca: Rektor UNS: Mahasiswa Silakan Ajukan Pembebasan UKT

    Baru Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang menyatakan siap menawarkan opsi keringanan biaya kuliah. UNS menawarkan pengurangan hingga pembebasan UKT kepada mahasiswanya.

    "Jadi saya punya perangkat pengurangan, penundaan, pembebasan, pemindahan klaster UKT. Kita mengerti kondisi sulit saat ini, ya kalau mau mengajukan silakan diajukan, jadi tidak masalah," kata Rektor UNS, Jamal Wiwoho kepada Medcom.id, Kamis 2 April 2020.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id