Kepala BPPT Diminta Hasilkan Inovasi Sesuai Kebutuhan Masyarakat

    Intan Yunelia - 30 Januari 2019 21:05 WIB
    Kepala BPPT Diminta Hasilkan Inovasi Sesuai Kebutuhan Masyarakat
    Pelantikan Kepala BPPT, Hammam Riza, Medcom.id/Intan Yunelia.
    Jakarta:  Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menargetkan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza yang baru dilantik agar mengarahkan penelitian dan inovasi pada kebutuhan industri dan masyarakat.

    Demikian disampaikan Nasir saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BPPT pada Rabu (30/1),  di Auditorium BPPT, Gedung II BPPT, DKI Jakarta.
    Menurut Nasir,  melakukan  riset, penerapan teknologi dan inovasi itu seharusnya  bukan hanya berdasarkan keinginan (target) para perekayasa atau peneliti dari segi kemajuan ilmiah saja,

    Tetapi harus melihat pasar dari produk-produk teknologi dan inovasi yang akan dihasilkan dan atau diterapkan. Kegiatan penelitian, penerapan, rekayasa teknologi harus berdasarkan demand driven, harus ada yang meminta. 

    "Market driven dan demand driven* harus jadi dasar untuk melaksanakan program-program BPPT di masa yang akan datang dan juga hal ini berlaku untuk LPNK (Lembaga Pemerintah  Nonkementerian) lainnya di dalam koordinasi Kemenrsitekdikti, agar hasil riset, teknologi dan inovasi punya manfaat tinggi," ungkap Nasir, di sela-sela pelantikan.

    BPPT adalah salah satu LPNK yang bertanggung jawab langsung ke Presiden RI, tetapi dalam koordinasi berada di bawah Kemenristekdikti. Nasir berharap Ketua BPPT yang baru dilantik, Hammam Riza, dapat mengarahkan peneliti dan perekayasa BPPT, agar menghasilkan produk-produk riset, teknologi, dan inovasi yang bisa dimanfaatkan oleh industri dan masyarakat, dengan tetap berdasarkan prinsip pemerintahan yang baik (good governance).

    "Mari kita kawal program BPPT, LPNK dan Kemenristekdikti bersama-sama.  Masyarakat Indonesia yang semakin inovatif dan sadar Iptek dan Inovasi ditugaskan untuk mengawasi program-program yang berjalan," ungkap Nasir.

    Baca: Menristekdikti Lantik Hammam Riza Jadi Kepala BPPT

    Ketua BPPT yang baru, Hammam Riza menyampaikan lembaganya siap bersinergi dengan berbagai kalangan selama dapat membantu Indonesia meningkatkan daya saing.  "Tantangan BPPT ke depan adalah bagaimana ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi dapat diterapkan seoptimal mungkin, dalam meningkatkan daya saing nasional. BPPT akan terus berupaya keras keras dengan bersinergi,” ujar Hammam. 

    Hammam Riza adalah lulusan Program Studi Sarjana Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung (ITB). Gelar Magister dalam Ilmu Komputer ditempuhnya pada University of Kentucky, Amerika Serikat pada 1991. Gelar Doktoral dalam bidang Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent) diraihnya pada 1999 dengan Cum Laude dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

    Hammam lahir di Medan pada 8 Agustus 1962 dan mulai berkarir di BPPT sejak 1987. Sebagai Eselon 1, Hammam pernah menjabat sebagai Deputi Teknologi Informasi, Energi, dan Material (TIEM) serta Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) di BPPT.

    Acara pelantikan ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, serta Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na'im, para Eselon dan karyawan dari BPPT dan Kemenristekdikti. Diyakini pengangkatan Kepala BPPT akan dapat meningkatkan performa dan kontribusi BPPT bagi pembangunan bangsa Indonesia.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id