Kompetisi Kampus Merdeka Dibagi Tiga Liga, Ini Penjelasannya

    Ilham Pratama Putra - 07 Desember 2020 20:43 WIB
    Kompetisi Kampus Merdeka Dibagi Tiga Liga, Ini Penjelasannya
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar kompetisi Kampus Merdeka. Kompetisi ini akan dibagi tiga liga. Kampus peserta ditentukan kelas persaingannya berdasarkan jumlah mahasiswa. 

    Direktur Jenderal Dikti Kemendikbud, Nizam, menjelaskan, liga satu ditujukan untuk perguruan tinggi kategori berdaya saing dengan tujuan pengembangan kampus berkelas dunia. Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Swasta (PTS) yang bisa ikut liga satu memiliki 18.000 mahasiswa aktif.

     



    "Tidak ada pagu anggaran minimum untuk program studi, tapi untuk pagu maksimum untuk setiap mahasiswa sebesar Rp10 juta per mahasiswa aktif setiap prodi," terang Nizam dalam Konferensi Pers Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), Senin, 7 Desember 2020.

    Selanjutnya, liga dua ditujukan untuk perguruan tinggi kategori berkembang. Liga dua Kampus Merdeka bertujuan meningkatkan produktivitas dan relevansi lulusan di dunia kerja.

    Baca: Kemendikbud Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Kompetisi Kampus Merdeka

    PTN dan PTS yang masuk liga dua harus memiliki 5.000 sampai 18.000 mahasiswa. Adapun pagu minimum yang diberikan yakni Rp1 miliar per program studi per tahun, dan pagu maksimum Rp8 juta per mahasiswa aktif setiap prodi.

    Liga tiga, dikhususkan bagi perguruan tinggi binaan yang memiliki 1.000 hingga 5.000 mahasiswa. PTN dan PTS ini harus mampu meningkatkan tata kelola, mutu sumber daya, dan pembelajaran. "Dengan pagu minimum Rp500 juta untuk per program studi setiap tahun," ungkapnya.

    Dana kompetisi yang diterima dapat digunakan untuk peralatan, tenaga ahli, pengembangan staf, dan lokakarya. Dana juga dapat digunakan untuk seminar, inovasi pembelajaran, akreditasi, serta bantuan atau insentif mahasiswa.

    Kampus dapat melakukan registrasi akun mulai 30 November 2020. Sedangkan untuk batas akhir untuk memasukkan proposal jatuh pada 4 Februari 2021, selanjutnya akan dilakukan penilaian proposal dan pengumuman akan dilakukan pada April 2021.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id