FSGI Usul, Sisa Anggaran Subsidi Internet Dialihkan untuk Wifi RT

    Ilham Pratama Putra - 26 Oktober 2020 10:16 WIB
    FSGI Usul, Sisa Anggaran Subsidi Internet Dialihkan untuk Wifi RT
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menduga kuat adanya anggaran subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen yang tidak terpakai. Sisa anggaran dari subsidi yang tidak tersalurkan itu, diminta untuk dialihkan untuk pembiayaan wifi di tingkat Rukun Tetangga (RT).

    "FSGI mendorong bantuan kuota internet yang berpotensi mubazir ini dialihkan kepada bantuan alat daring, wifi warga berbasis RT atau RW  dan pengadaaan alat penguat sinyal di daerah-daerah blank spot," kata Sekjen FSGI Heru Purnomo dalam keterangannya, Senin, 26 Oktober 2020.

    Begitu juga subsidi ini menurut FSGI memiliki banyak kekurangan. Di antaranya banyak pula anak dari keluarga miskin yang tidak menerima dan menikmati bantuan kuota.

    "Kemudian anak-anak pada wilayah blank spot tidak dapat menikmati bantuan kuota," terang dia.

    Heru juga menyebut proses penyaluran kuota internet tidak berjalan sesuai rencana. Hal inilah yang menjadikan pengadaan subsidi dinilai tidak tuntas oleh pihaknya.

    Apalagi ada pembatasan pemakaian kuota umum dan belajar.  Kuota belajar yang disediakan nyatanya bukanlah aplikasi populer yang digunakan selama PJJ.

    Aplikasi yang menjadi rujukan pada Kuota Belajar juga memiliki tingkat penggunaan yang rendah rata-rata di bawah 30 persen. Aplikasi di luar Kuota Belajar cenderung lebih sering digunakan.

    "Pembagian kuota belajar dan kuota umum yang tidak tepat dan akhirnya kuota belajar berpotensi mubazir," ujar Heru.

    Baca juga:  Rapor Pendidikan: PJJ Nilai 55, Penghapusan UN Dapat 100

    Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyalurkan bantuan kuota data internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen, Kamis 22 Oktober 2020. Sebanyak 7,2 juta paket kuota internet tambahan disalurkan untuk tahapan I dan II di bulan Oktober.
     
    Sebelumnya, Kemendikbud telah menyalurkan bantuan kuota data internet tahap I dan II pada September 2020 kepada 28,5 juta nomor telepon selular (ponsel) guru, siswa, mahasiswa, dan dosen di seluruh Indonesia
     
    “Bantuan yang dikirimkan hari ini dan esok hari merupakan bantuan kuota data tahap I di bulan Oktober, sedangkan bantuan kuota data tahap II akan dikirimkan pada 28-30 Oktober 2020,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud, Hasan Chabibie di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id