Darmin Targetkan Tiga Universitas Dibangun di KEK Pendidikan

    Nia Deviyana - 15 Maret 2019 13:28 WIB
    Darmin Targetkan Tiga Universitas Dibangun di KEK Pendidikan
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Medcom.id/Annisa Ayu.
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution tengah mematangkan rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pendidikan di Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Dengan kondisi luas lahan sekitar 10 hektare tersebut diperkirakan dapat dibangun dua hingga tiga kampus. 

    "Kita masih cek kelengkapan administratifnya. Semoga (bisa terealisasi) sesegera mungkin," ujar Darmin di kantornya, Kamis, 14 Maret 2019.

    Aturan terkait Kawasan Ekonomi Khusus tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009.  Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut kota Tangerang Selatan, Banten sebagai lokasi strategis KEK Pendidikan.

    Apalagi, di lokasi yang sama perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple Inc. memperlihatkan kesuksesannya lewat program Apple Developer Academy dengan mencetak 166 peserta di batch pertama. Program tersebut merupakan proposal dari Apple sebagai tanggung jawab memenuhi kewajiban regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

    "Jadi kelihatannya, Tangerang Selatan ini akan menjadi calon kuat KEK bidang pendidikan," kata Kepala BKPM Thomas Lembong, saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Investasi 2019 di ICE BSD, Senin, 12 Maret 2019.

    Baca:  ?Wah, Penerima Beasiswa OSC Bisa Magang di Media Group

    Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 104/PMK.010/2016, investor yang menanamkan modalnya di kawasan KEK bisa mendapatkan tax holiday atau pengurangan pajak penghasilan (PPh) Badan Usaha sebesar 20 persen hingga 100 persen dalam jangka waktu tertentu. 

    Sektor pendidikan termasuk dalam daftar negatif investasi (DNI) yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

    Aturan tersebut memuat kepemilikan asing di bidang pendidikan tinggi dibatasi Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, di mana asing boleh membuka perguruan tinggi di Indonesia asalkan memperoleh izin pemerintah, berprinsip nirlaba, bekerja sama dengan perguruan tinggi Indonesia atas izin pemerintah, dan mengutamakan dosen dan tenaga kependidikan warga negara Indonesia.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id