Mendikbud Tekankan Standar Kualitas ASN

    Kautsar Widya Prabowo - 21 Maret 2019 18:32 WIB
    Mendikbud Tekankan Standar Kualitas ASN
    Pelantikan Pejabat Kemendikbud, Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan perubahan organisasi dan tata kerja.  Hal tersebut dilakukan dengan melantik 136 aparatur sipil negara (ASN) dengan posisi yang baru.  Meliputi 13 eselon II, 37 Eselon III, 78 eselon IV, dan delapan Fungsional.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan,  bahwa kebijakan tersebut dalam rangka menjalankan tour of duty dan tour of area dalam pejabat fungsional yang alih jabatan dari jabatan sebelumnya. Agar terjadi proses penyegaran terhadap pejabat yang menjalankan tanggung jawab baru.

    "Untuk mengembangkan diri, memperluas dan memperdalam wawasan dan agar seluruh pegawai di Kementerian senatiasa belajar baik dari yang dibawa pejabat baru atau pejabat baru belajar dari sistem yang sudah terbangun dengan baik di lingkungan kerjanya," ujarnya di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu Malam, 20 Maret 2019.

    Ia meminta kepada pejabat baru untuk dapat menjalin kerja sama yang baik dengan bawahannya. Terlebih dapat menghilangkan rasa sungkan untuk dapat turun dan belajar bersama bawahannya.

    Pasalnya, pejabat baru akan memiliki pandangan yang terbuka melihat permasalah yang ada di tubuh kepemimpinan di bidangnya masing-masing.  Berbeda dengan orang lama yang terperangkap pada kondisi. 

    "Itulah pentingnya tour of duty dan tour of area agar pejabat baru, ada pelaku baru, yang bisa lihat lebih objektif, lebih jernih, karena dia berasal dari luar," imbuhnya.

    Mantan Rektor Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut memperkirakan, tidak memakan waktu lama untuk pejabat baru beradaptasi. "Paling tidak tiga bulan awal, 100 hari jadikan momentum untuk belajar dan membangun sinergi baru," imbuhnya.

    Lebih lanjut, Muhajir berpesan kepada pejabat-pejabat baru untuk bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.  Tidak melakukan hal-hal yang dapat mencoreng nama dan institusinya. 

    Karena jika hal tersebut dilanggar, nama yang bersangkutan akan terekam dalam sistem personal record yang tengah dikembangkan oleh Kemendikbud. Alhasil akan berdampak kepada karir ASN kedepannya.

    "Aparat negara lebih hati-hati, tidak sembrono dalam karir karena itu selalu berhubungan semuanya. Rekaman jejak itu sangat penting untuk kedepannya, untuk membangun ASN yang sehat," terangnya.

    Adapun pejabat yang dilantik, di antaranya, Santi Ambarukmi sebagai Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dit PTK Ditjen GTK), Agus Salim sebagai Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), Muhammad Abdul Khak sebagai Sekretaris Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.

    Baca:  Mendikbud: Hindari Promosi dalam Unit yang Sama

    Kemudian Emi Emilia sebagai Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Gufran Ali Ibrahim sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan,  Hurip Danu Ismadi sebagai Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.

    Enang Ahmadi sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam,  Poppy Dewi Puspitawati sebagai Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen),  Sanusi sebagai Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus, Ditjen Dikdasmen,
    Thamrin Kasman sebagai Sekretaris Inspektorat Jenderal, Rasoki Lubis sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Bangunan dan Listrik, Mohammad Sofian Asmirza sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Barat.

    Selain itu, Awalludin Tjalla sebagai Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan. Menteri Muhadjir turut melantik para pejabat eselon tiga dan empat di lingkungan Kemendikbud.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id