Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Mahasiswa PTKI Resmi Dibuka

    Arga sumantri - 19 November 2021 11:16 WIB
    Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Mahasiswa PTKI Resmi Dibuka
    Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Suyitno. Dok Kemenag.



    Jakarta: Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Suyitno membuka secara resmi Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) Mahasiswa PTKI ke-1. Suyitno mengingatkan modal hidup harus kuasai ilmu dunia dan akhirat.

    Suyitno menjelaskan para mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) maupun Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) sejatinya sudah memiliki bekal atau modal awal ilmu eksakta, atau duniawi. Sehingga, ia diharapkan mampu bersaing dengan para mahasiswa lain dari perguruan tinggi umum lainnya,

     



    "PTKI sudah memiliki modal awal, pertama ilmu duniawi, PTKI mampu menyeimbangi perguruan tinggi umum pada lainnya," kata Suyitno mengutip siaran pers Kemenag, Jumat, 19 November 2021.

    Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang itu menambahkan, PTKI sedari dahulu mengedepankan ilmu-ilmu masa depan, alias ilmu yang bertendensi ke akhirat. Hal ini tentu menjadi nilai tambah dalam diri mahasiswa tersebut,  

    "Ini potensi yang luar biasa, keduanya hanya bisa didapatkan di PTKI kita. Pilihlah PTKI maka anda semua akan mendapat keduanya," ujarnya.

    Baca: Final OASE 2021 Digelar di UIN Ar-Raniry pada 25-28 November

    Ia mengungkapkan alasan OASE I dipusatkan di UIN Ar-Raniry Aceh karena Aceh bukan saja dikenal Serambi Mekah, tetapi sebagai serambinya ilmu pengetahuan. Menurutnya, ulama-ulama besar beserta cendekianya lahir dan menyebarkan ilmunya di Aceh, 

    "Tokoh-tokoh besar dari berbagai bidang keilmuan lahir di tanah Aceh, ini salah satu alasan OASE I ditempatkan di Aceh, agar Aceh menjadi kiblat ilmu pengetahuan," papar Suyitno.

    Pria kelahiran Tulung Agung itu berharap, OASE I yang merupakan kegiatan nasional kedua setelah PWN di UIN Raden Fatah Palembang dengan mendatangkan peserta terbanyak masa pandemi ini selalu menjaga dan tidak lengah terhadap protokol kesehatan, 

    "Ini merupakan gelaran Nasional PTKI kedua setelah PWN di Palembang lalu, saya harap seluruh peserta tidak lengah untuk terus menjaga protokol kesehatan," ungkapnya.

    Baca: UIN Lampung Tambah 3 Guru Besar Baru

    Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, Ali Daar menyampaikan sebuah kebanggan, Aceh mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah OASE I. Gelaran ini sangat layak untuk didukung bersama sebagai wujud menciptakan cendekia muda akan terpacu untk tampil dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan ilmu agama.

    "Kalau kita mampu menguasai pengetahuan yang baik niscaya kita akan mampu menciptakan inovasi yang unggul dalam menjawab berbagai tantangan zaman, selamat dan sukses OASE I PTKI se-Indonesia," kata Ali.

    Rektor UIN Ar-Raniry Aceh, Warul Walidin mengatakan dengan OASE I ini merupakan ajang silaturahmi nasional. Sekaligus, diharapkan mampu untuk memacu dan mendorong para PTKI dan khususnya para Dosen untuk memotivasi mahasiswanya dalam meningkatkan kompetensi di bidang Agama, Sains dan Riset serta kemampuan inovatif lainnya.

    "Segenap sivitas akademika UIN Ar-Raniry Aceh mengucapkan terimakasih atas amanah perdana dan terhormat kepada UIN Ar-Raniry sebagai tuan rumah OASE perdana, Ini sebagai wujud kepercayaan dan peneguahan bahwa Acah dijadikan pusat keagamaan dan keilmuan di Indonesia," ujar Warul.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id