Primetime News

    Epidemiolog Ungkap Penyebab Ribuan Sekolah Jadi Klaster Covid-19 Selama PTM

    MetroTV - 24 September 2021 01:37 WIB
    Epidemiolog Ungkap Penyebab Ribuan Sekolah Jadi Klaster Covid-19 Selama PTM
    Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), Tri Yunis Miko Wahyono (Foto: Metro TV)



    Jakarta: Klaster covid-19 sedang terjadi di sekolah-sekolah Tanah Air. Sebanyak 1.301 sekolah tercatat menjadi klaster penyebaran virus ini saat memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas hingga Rabu, 22 September 2021.

    Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), Tri Yunis Miko Wahyono prihatin melihat klaster covid-19 yang terjadi di sekolah-sekolah. Ia pun menilai klaster ini tidak akan terjadi jika dilakukan survei terlebih dulu sebelum melaksanakan PTM.

     



    "Dari awal saya sudah katakan kalau mau sekolah dimulai dengan data survei anak-anak sekolahnya dulu, berapa yang sudah terinfeksi harus di survei," kata Tri dalam tayangan Primetime News Metro TV pada Kamis, 23 September 2021.

    Tri juga menilai pemerintah sudah harus menyiapkan berbagai kebijakan baru mengenai PTM. Menurutnya, sekolah yang sudah menimbulkan klaster seharusnya ditutup. 

    "Harusnya mereka melakukan survei. Jika kasus covidnya banyak, harus ada kebijakan baru. Menurut saya, kalau sekolah sudah terjadi klaster seharusnya ditutup. Tetapi, kalau belum ada klaster, jangan dibiarkan terjadi," lanjutnya.

    Menurut Tri, ada beberapa langkah penting yang juga harus dilakukan pemerintah jika tetap ingin melanjutkan PTM. Salah satunya adalah wajib dilakukan pengecekan positivity rate dengan baik di seluruh kabupaten/kota. Kemudian, pengawasan dalam penerapan 3T (testing, tracing, treatment) di sekolah tersebut menjadi langkah wajib dilakukan pemerintah.

    "Kalau masih ingin melanjutkan PTM, mohon dicek positivity rate di semua kabupaten/kota. Menurut saya, penerapan 3T di kabupaten/kota juga dicek sehingga tidak membahayakan anak-anak kita," tutur Tri.

    Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim memastikan PTM terbatas tetap akan berjalan meskipun ditemukan ribuan klaster pada sejumlah sekolah di Tanah Air. Ia pun menegaskan akan melakukan penutupan sementara jika terjadi klaster covid-19 di sekolah tersebut. (Nadia Ayu)

    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id