Besok DKI Jakarta Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka, Begini Aturan Mainnya

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 06 April 2021 20:11 WIB
    Besok DKI Jakarta Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka, Begini Aturan Mainnya
    Ilustrasi pembelajaran tatap muka. Foto: Antara/Okky Lukmansyah



    Jakarta: Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memulai uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) mulai besok, Rabu, 7 April 2021. Ada 85 sekolah yang mengikuti uji coba PTM ini.

    Disdik DKI sendiri tidak sembarang dalam memulai uji coba ini. Sekolah-sekolah tersebut telah melewati asesmen atau penilaian.






    Terdapat dua tahap seleksi. Pertama, Dinas Pendidikan melihat kondisi kesehatan guru, kesiapan siswa, dan sarana prasarana kesehatan.
     
    Kemudian, kesiapan sekolah dalam mengatur proses pembelajaran dikaji. Pasalnya, kegiatan belajar akan digabung antara daring dan langsung.
     
    "Setelah mengikuti asesmen, maka sekolah harus mengikuti pelatihan Dinas Pendidikan untuk menguatkan kesiapan guru dan sarana prasarana yang ada," jelas Humas Dinas Pendidikan DKI Taga Radja di Jakarta, Selasa, 6 April 2021.

    Tidak hanya asesmennya yang ketat, dalam pelaksanaan PTM Disdik DKI juga menerapkan peraturan ketat.

    Berikut aturan uji coba PTM DKI Jakarta:

    1. Durasi jam belajar

    Dalam uji coba durasi jam belajar dibatasi antara tiga sampai sampai empat jam dalam satu hari.  Dalam waktu yang singkat itu, guru diminta hanya menyampaikan materi pembelajaran yang esensial.

    2. Jumlah siswa dibatasi

    Jumlah siswa hanya diperbolehkan 50 persen dari daya tampung per kelas.Ketentuan ini dapat mempermudah penerapan protokol kesehatan berupa jaga jarak. Pengelola sekolah diminta mengatur jarak meja dan bangku antarsiswa hingga 1,5 meter.

     

    3. Tatap muka satu hari dalam satu minggu

    Pembelajaran tatap muka hanya dilakukan satu hari dalam satu minggu untuk satu jenjang kelas. Seluruh tenaga pendidik juga dipastikan telah divaksinasi covid-19.
     
    Sekolah yang mengikuti uji coba tersebar di seluruh wilayah administrasi DKI.  Dari 85 sekolah, lokasi terbanyak ada di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Masing-masing terdapat 25 sekolah uji coba.
     
    Kemudian, sebanyak 18 sekolah di Jakarta Barat dan 10 sekolah di Jakarta Pusat. Sisanya, enam di Jakarta Utara dan satu di Kepulauan Seribu.

     

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id