Februari, Madrasah di Mataram Berencana Belajar Tatap Muka

    Antara - 08 Januari 2021 20:39 WIB
    Februari, Madrasah di Mataram Berencana Belajar Tatap Muka
    Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani.
    Mataram: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menyosialisasikan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kepada seluruh kepala madrasah. Rencananya, madrasah di Mataram akan belajar tatap muka mulai 1 Februari 2021.

    "Sosialisasi pembelajaran tatap muka bagi kepala madrasah kami jadwalkan mulai kemarin, sampai 13 Januari 2021. Harapannya, bisa diteruskan ke orang tua dan masyarakat secara luas," kata Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram M Amin di Mataram, Jumat, 8 Januari 2021.

    Jumlah madrasah di Kota Mataram mulai dari tingkat Raudatul Atfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) negeri/swasta sekitar 130-140 unit.

    Setelah tahapan sosialisasi, kata dia, pada 14-27 Januari 2021, akan dilaksanakan simulasi dengan jumlah siswa terbatas dan penerapan protokol kesehatan covid-19 secara ketat. Terutama, untuk penerapan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Madrasah juga harus memastikan pengaturan tempat duduk dan kapasitas siswa pada satu kelas serta menjaga agar tidak berkerumun.

    "Saat simulasi, tim pengawas, Satgas Covid-19 bersama jajaran terkait lainnya, akan turun memantau sekaligus mengawasi semua madrasah untuk memastikan penerapan fasilitas dan sarana pencegahan covid-19 di lingkungan madrasah," ujarnya.

    Setelah simulasi, lanjut Amin, tahapan selanjutnya dilakukan evaluasi mulai 28-30 Januari 2021. Dalam tahapan evaluasi ini, akan dihimpun hasil pemantuan, pengawasan dan penilaian tim terhadap kondisi madrasah.

    Baca: Tunggu Vaksin, Ogan Komering Ulu Putuskan Tunda PTM

    "Hasil evaluasi inilah, yang menjadi acuan kami menentukan madrasah mana yang boleh melanjutkan PBM tatap muka, atau ditutup untuk sementara dengan tetap melaksanakan belajar dari rumah (BDR)," ungkapnya.

    Setelah diputuskan, lanjut Amin, maka pada 1 Februari 2021, sekolah yang dinilai layak melanjutkan belajar tatap muka, bisa mulai membuka sekolah dengan ketentuan protokol covid-19.

    Sementara itu, terkait tes cepat covid-19 terhadap para guru, Amin mengatakan, hal itu sifatnya imbauan. "Tapi kita berharap bisa dilakukan oleh guru dan siswa terutama tingkat MA. Apalagi, rapid test bisa didapatkan secara gratis di 11 puskesmas," katanya.

    Kendati PTM resmi akan dilaksanakan pada 1 Februari 2021, tapi bagi orang tua yang masih khawatir terhadap penularan covid-19, boleh tidak mengizinkan anaknya untuk masuk. Siswa bisa tetap ikut belajar melalui sistem daring.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id