Libatkan Kyai, Kemenag Rekomendasikan Ada Gugus Tugas Covid-19 di Pesantren

    Citra Larasati - 01 Oktober 2020 08:57 WIB
    Libatkan Kyai, Kemenag Rekomendasikan Ada Gugus Tugas Covid-19 di Pesantren
    Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi. Foto: Dok. Kemenag
    Jakarta:  Kementerian Agama (Kemenag) merekomendasikan pembentukan gugus tugas (task force) dan tim bersama dalam penanganan klaster covid-19 di lingkungan pesantren. Dalam gugus tugas ini, akan dilibatkan juga para kyai.  

    Rekomendasi ini disampaikan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi saat mengikuti rapat koordinasi lewat video conference yang dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dengan agenda membahas penanganan klaster covid-19 di lingkungan pondok pesantren.

    Wamenag mengungkapkan, pembentukan task force dengan pelibatan kyai diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk menjaga 29 ribu pondok pesantren di Indonesia dari ancaman covid-19.

    "Task force ini nantinya bisa terkoordinasi dalam melakukan langkah-langkah yang terukur dan lebih dari itu adalah melibatkan kyai. Ini sangat penting agar kultur pondok pesantren yang tidak bisa dilakukan lewat pendekatan lain namun dapat dilakukan dengan pendekatan kyai," ujar Zainut dalam keterangannya, Kamis, 1 Oktober 2020. 

    Menurut Zainut, pendekatan dengan melibatkan kyai dan tokoh agama sangat penting dalam penanganan covid-19 di pesantren.  "Penanganan yang dilakukan juga harus hati-hati agar tidak menimbulkan kehebohan," imbuhnya. 

    Turut hadir mengikuti rapat koordinasi Gubernur Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, RMI NU, Satgas Covid-19, para kapolda dan instansi terkait lainnya.

    Baca juga:  Ponpes Jadi Klaster Covid-19 Diminta Tak Pulangkan Santri

    Dalam paparannya Zainut  juga mengungkapkan, berdasarkan data terbaru Kementerian Agama, tercatat sebanyak 27 pesantren terkonfirmasi positif covid-19. Pesantren ini tersebar di 10 provinsi dengan jumlah santri yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 1.489 orang. 

    "969 santri sembuh, 519 dalam perawatan dan satu kasus meninggal dunia," kata Wamenag didampinggi Plt Sekjen Kemenag Nizar dan Direktur PD Pontren Waryono. 

    Menanggapi rekomendasi yang disampaikan Kemenag, Luhut mengatakan akan melanjutkan rapat koordinasi penanganan klaster covid-19 di lingkungan pondok pesantren dalam waktu dekat.  Dengan melibatkan para tokoh agama dan kyai sepuh yang berpengaruh.

    "Hasil dari rapat nantinya akan kita sampaikan ke Wapres KH. Ma'ruf Amin dan pada rapat berikutnya akan langsung dipimpin oleh Wapres untuk menentukan kebijakan," kata Luhut.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id