Tangkal Radikalisme di Kampus, Unej Bentuk Ormawa

    Ilham Pratama Putra - 28 Februari 2020 12:57 WIB
    Tangkal Radikalisme di Kampus, Unej Bentuk Ormawa
    Rektor Universitas Jember Iwan Taruna. Foto: Unej/Humas
    Jakarta:  Universitas Jember (Unej) akan membentuk Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang secara khusus memiliki fungsi sebagai wadah pembinaan ideologi Pancasila.  Langkah ini dilakukan untuk menguatkan implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya bagi mahasiswa dan dosen di lingkungan Unej. 

    Rektor Universitas Jember,Iwan Taruna mengatakan, Ormawa akan menjadi wadah di Universitas Jember dalam meningkatkan pemahaman dan pembinaan ideologi Pancasila dalam kegiatan kemahasiswaan. "Ormawa ini akan mewakili seluruh elemen mahasiswa, baik itu organisasi intra kampus maupun ekstra kampus yang memiliki komitmen dalam mengawal Pancasila,” ujar Iwan dikutip dari laman Unej, Jumat, 28 Februari 2020.

    Menurut Iwan, sesuai dengan Permenristekdikti nomor 55 tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi memiliki peranan yang sangat penting.  Untuk itu, menurut Iwan, perlu adanya berbagai kajian dan pengembangan metode perkuliahan yang dapat mencegah tumbuhnya gerakan radikal dan intoleransi berkembang di lingkungan kampus Unej.

    “Para mahasiswa yang merupakan generasi muda ini harus dipahamkan mengenai ideologi Pancasila, agar mereka tidak kehilangan rasa nasionalisme dan cinta Tanah Air. Kampus Unej harus menjadi bagian dari tumbuh dan berseminya penanaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda ini,” imbuh Iwan.

    Guna mempersiapkan hal itu, Unej menghadirkan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Hariyono untuk memberikan kuliah umum dengan tema “Pembumian Pancasila di ranah pendidikan.” Acara ini diikuti oleh dosen-dosen mata kuliah Pancasila dan perwakilan organisasi mahasiswa yang ada di Universitas Jember.

    Dalam paparan materinya, Hariyono mengatakan, sebagai dasar negara, Pancasila tidak boleh sekadar menjadi bahan pembicaraan atau diskusi saja. Namun menurutnya, justru yang dibutuhkan adalah keteladanan dalam proses menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

    “Keteladanan itu tidak harus berasal dari orang lain. Namun yang paling utama adalah bagaimana agar kita mampu menjadi teladan bagi diri kita sendiri dalam mengamalkan Pancasila. Karena Pancasila ini bukan milik sebagian golongan saja, tetapi milik kita bangsa Indonesia. Sehingga semua memiliki peranan penting dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila untuk dilakukan dalam kehidupan keseharian,” kata Hariyono.

    Menurut Hariyono, untuk lingkungan kampus, pengamalan nilai-nilai Pancasila bisa melalui prestasi.  Menurutnya, prestasi yang dihasilkan itu akan mengharumkan nama kampus dan bangsa Indonesia.

    “Inilah wujud cinta negara yang bisa dilakukan oleh mahasiswa dan kampus.  Pemberitaan yang keluar dari kampus jangan hanya terkait radikalisme saja. Berita mengenai prestasi mahasiswa baik di tingkat nasional maupun internasional juga harus menjadi headline media pemberitaan” lanjut Hariyono.

    Hariono menjelaskan, untuk merawat keberagaman yang ada di lingkungan kampus tidak harus melalui aktivitas pendidikan saja. Namun menurutnya, kampus harus memiliki cara-cara inovatif dalam merawat keberagaman dari mahasiswa.

    “Misalkan saja mengajak seluruh mahasiswa mengenal ragam budaya, kuliner maupun ragam suku yang ada di nusantara melalui festival budaya. Jadi mahasiswa dari daerah-daerah diajak masak masakan khas masing-masing kemudian dipamerkan dalam nuansa festival kuliner nusantara misalnya,” pungkasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id