Siswa SMA Labschool Jakarta Ikut Simulasi Sidang PBB

    Ilham Pratama Putra - 03 Februari 2020 16:26 WIB
    Siswa SMA Labschool Jakarta Ikut Simulasi Sidang PBB
    SIswa Labschool yang ikut simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Foto: Humas Labschool
    Jakarta:  Universitas Havard, Amaerika Serikat, kembali menggelar Konferensi simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tingkat SMA. Simulasi sidang PBB dengan nama Harvard Model United Nations (HMUN) itu juga diikuti oleh sejumlah SMA di Indonesia.

    Indonesia menjadi salah satu dari 52 negara yang berpartisipasi di ajang bergengsi tersebut. SMA Labschool Jakarta merupakan salah satu yang mewakili SMA Indonesia di HMUN ke 67 tersebut.

    "Tahun ini SMA Labschool Jakarta membawa 35 siswa menjadi delegasi HMUN.  Para siswa pilihan tersebut sekarang sedang berlomba, berperan menjadi diplomat di antara ribuan siswa lainnya," kata Kepala SMA Labschool Jakarta, Suparno Sastro dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

    Dia menyebutkan, gelaran kali ini menjadi yang keenam bagi SMA Labschool Jakarta mengikuti HMUN.  Berangkatnya 35 siswa SMA Labschool Jakarta tak lepas dari bantuan beberapa pihak.

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di PBB, New York , khususnya Dubes PTRI Dian T. Djani yang beberapa hari sebelumnya menerima kunjungan dan memberikan motivasi," ungkap Suparno.

    Suparno mengungkapkan, pihak PTRI telah membantu menginspirasi siswanya menjadi seorang diplomat di PBB.  Bahkan para delegasi Labschool juga berkesempatan mengunjungi markas besar PBB di New York.

    Dalam HMUN sendiri, peserta ditantang untuk memikirkan masalah yang muncul seputar pemerintahan dan PBB.  Mereka dipacu untuk mencari solusi kreatif namun tetap bijaksana.

    "Tindakan positif sebagai seorang pemimpin internasional, membayangkan dunia yang lebih baik dan bekerja sama dengan yang lain untuk mewujudkannya," kata Sekretaris Jenderal HMUN 2020, Esteban R. Flores dalam sambutannya di acara pembukaan.

    Mahasiswa Universitas Harvard itu berharap peserta mampu mengeluarkan keahlian debatnya dan mengasah negosisasi selama konferensi.  Serta mewujudkan keseimbangan antara visi dan ambisi.

    Di kesempatan yang sama, Sekjen PBB Antonio Guterres dalam menyampaikan bahwa saat ini warga dunia saling terhubung. Konflik, perusakan lingkungan, kemiskinan, dan ketidakadilan berdampak pada setiap orang. 

    "Kita harus bekerja sama untuk kemanusiaan bersama. Semua orang tua berharap anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Semua agama mengajarkan nilai-nilai perdamaian. Semua kelompok akan berkembang ketika mereka menghormati kemajemukan," ujar Guterres.

    Guterres berharap melalui HMUN ini para siswa belajar membangun koneksi, menjadi bagian dari upaya PBB menjaga perdamaian dunia, menjamin HAM, dan memungkinkan semua orang untuk hidup bermartabat. Dia juga menyinggung tentang upaya PBB dan semua negara di dunia untuk mencapai Agenda for Sustainable Development 2030.

    Ajang kompetisi sidang PBB ini diselenggarakan pada 30 Januari hingga 2 Februari 2020 di Hotel Sheraton, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Tahun 2020 merupakan pelaksanaan HMUN ke-67.

    Bagi para siswa di dunia, mengikuti HMUN merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Sebab HMUN menjadi konferensi model simulasi sidang PBB tertua dan sangat bergengsi di level internasional. 

    Hal itu terbukti dengan jumlah peserta yang mencapai 4.056 siswa, yang berasal dari 52 negara seantero dunia. Mulai dari Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Belanda, Turki, Bangladesh, Cina, India, Nigeria, Ethiopia, Rusia, Selandia Baru, dan Indonesia.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id