Nadiem Tinjau Vaksinasi Guru di Balikpapan

    Arga sumantri - 06 April 2021 12:17 WIB
    Nadiem Tinjau Vaksinasi Guru di Balikpapan
    Mendikbud, Nadiem Makarim memantau vaksinasi guru dan tenaga kependidikan di Balikpapan. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri



    Balikpapan:  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim meninjau vaksinasi guru dan tenaga kependidikan di Balikpapan, Kalimantan Timur.  Vaksinasi guru ini menjadi bagian penting dari persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. 

    Dari pantauan Medcom.id, Nadiem tiba di lokasi vaksinasi, Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Selasa, 6 April 2021 pukul 12.00 WITA. Nadiem melihat langsung proses vaksinasi untuk para guru. 






    "Kemendikbud mengapresiasi pemerintah kota Balikpapan yang telah memprioritaskan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan," kata Nadiem di BSCC Dome, Balikpapan, Selasa, 6 April 2021. 

    Nadiem menilai langkah Pemkot Balikpapan untuk memberikan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan jenjang PAUD, TK, dan SD sudah tepat. Sebab, murid-murid jenjang tersebutlah yang paling sulit melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi.

    Nadiem berharap vaksinasi guru dan tenaga kependidikan di kota Balikpapan secara lengkap bisa mengakselerasi PTM terbatas di Balikpapan. Satuan pendidikan juga dapat segera memberikan opsi PTM terbatas sesuai dengan SKB Empat Menteri. 

    "Tidak perlu menunggu tahun ajaran baru untuk memulai PTM terbatas," ungkapnya.

    Baca juga:  Sidak Uji Coba PTM, Ganjar Pranowo Soroti Guru yang Tak Jaga Jarak

    Selain meninjau, Nadiem juga sempat berdialog dengan sejumlah guru yang sedang menjalani vaksinasi. Nadiem berkesempatan berbincang secara virtual dengan guru yang sedang menjalani vaksinasi di sejumlah lokasi di Balikpapan.

    Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi menerangkan, hari ini ada 1.000 guru dan tenaga kependidikan yang mengikuti vaksinasi. Sebelumnya, Pemkot telah melakukan vaksinasi kepada 2.600 guru. 

    "Berarti kita sudah melakukan vaksinasi kepada 3.600 guru dan tenaga kependidikan," kata Rizal. 

    Ia menyebut, pihaknya masih kekurangan dosis vaksin untuk guru. Sebab, total penerima vaksin di Balikpapan ada 9.000 guru dan tenaga kependidikan. 

    "Kita masih kurang 6.400 (dosis vaksin). Mudah-mudahan dengan kehadiran Mas Menteri, bisa mendorong percepatan pengadaan vaksin untuk guru di sini," ungkap Rizal. 

    Mendukung program vaksinasi nasional, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id