Industri Diberi Ruang Khusus Otak-atik Kurikulum Vokasi

    Ilham Pratama Putra - 04 Mei 2021 11:18 WIB
    Industri Diberi Ruang Khusus Otak-atik Kurikulum Vokasi
    Siswa SMK magang di salah satu perusahaan jam tangan. Foto: Dok. Kemendikbud



    Jakarta:  Industri bakal diberikan ruang khusus untuk terlibat dalam membangun kurikulum di jenjang pendidikan vokasi. Agar pendidikan di jenjang vokasi relevan dengan dunia usaha dan industri.

    "Kami akan menyediakan ruang khusus di kurikulum diisi oleh industri. Jadi kurikulum di SMK dan perguruan tinggi vokasi sudah kita minta tolong bikin ruang yang cukup untuk industri memasukan materi-materi pelatihannya itu," kata Dirjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, di Gedung Kemendikbud Jakarta, Senin, 3 Mei 2021.

     



    Ruang itu diberikan mulai dari Kurikulum jenjang SMK hingga politkenik. Dia berharap industri mampu menghadirkan kurikulum vokasi yang fleksibel, agile, dan adaptif.

    Wikan juga menyebut kurikulum vokasi akan sesuai dengan konteks link and match masing-masing daerah, sebab ada tantangan berbeda di setiap sekolah di tiap wilayah. Nantinya kurikulum tersebut bakal menyertakan mata pelajaran yang sesuai dengan potensi lokal masing-masing.

    "Kurikulum yang nanti memungkinkan link and match bisa disesuaikan dengan konteks di daerah atau potensi-potensi lokal masing-masing," jelasnya.

    Dengan begitu, sangat memungkinkan jika kurikulum setiap sekolah maupun perguruan tinggi akan berbeda-beda. "Nah di situ ketika kurikulum sudah kita fleksibelkan, industri masuk ke kurikulum itu. Yang mengisi masa dosen atau guru semua," sebut dia.

    Baca juga:  Inovasi Antasena ITS, Pembangkit Listrik Berbasis Biomassa

    Guna memperlancar gagasan tersebut, pihaknya akan terus mendorong satuan pendidikan vokasi untuk melakukan link and match ke dunia usaha dan industri. "Setelah ini harapannya nanti kita comblangkan (industri) ke universitas mana, institut mana, politeknik mana, SMK mana, moga-moga nanti kesepakatan kerja sama bisa memuluskan ke satuan pendidikan yang lebih masif," tutup dia.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id