Sekolah Dasar Segera Terapkan Rapor Elektronik

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 22 November 2019 11:58 WIB
    Sekolah Dasar Segera Terapkan Rapor Elektronik
    Workshop Implementasi e-Rapor Sekolah Dasar. Foto: Kemendikbud/Humas
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan segera menerapkan rapor elektronik (e-rapor) di jenjang Sekolah Dasar. Kebijakan ini menyusul penerapan rapor elektronik yang telah lebih dulu diberlakukan di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan  Sekolah Menengah Atas (SMA).

    "Kami optimistis secara masif menyosialisasikan ini. Tim yang sudah kita beri bimbingan teknis (bimtek) ini dari kabupaten ada 150 orang, meliputi 34 LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) kita undang, kemudian operator kabupaten dan 150 sekolah," kata Direktur Pembinaan SD, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud, Khamim kepada Medcom.id, di Jakarta, Jumat, 22 November 2019.

    Penerapan e-Rapor ini, kata Khamim, masih akan dilakukan secara bertahap.  Hal ini mengingat jumlah Sekolah Dasar di Indonesia yang tidak sedikit, mencapai sekitar 148.000 sekolah di seluruh Indonesia.

    "Belum lah (semua), sebab e-rapor di jenjang SMA saja baru di 1.400-an sekolah dari total 13.000 SMA yang ada, SMP juga begitu.  Lebih lagi ini SD, jumlahnya sekitar 148.000 sekolah," terangnya.

    Kemendikbud, kata Khamim, menargetkan sosialisasi e-rapor di jenjang SD ini sudah tersosialisasikan ke seluruh sekolah dalam tiga tahun ke depan.  Nantinya, operator yang sudah dilatih bisa menjadi tutor sebaya lewat Kelompok Kerja guru (KKG), sedangkan LPMP dapat mengambil peran untuk mengawal pelaksanannya di tingkat provinsi.

    Khamim mengatakan, penerapan e-rapor ini pada prinsipnya bertujuan ingin lebih menanamkan integritas kepada para para guru dalam memberikan penilaian hasil belajar siswa di kelas.  "Jadi ditanamkan integritas, kalau memang nilai siswa baik, ya baik. Sedangkan kalau nilainya jelak itu berarti proses belajarnya yang harus diperbaiki, bukan nilainya yang 'diperbaiki'," kata Khamim.

    Dengan sistem elektronik ini, tidak hanya akan menjaga integritas dalam pemberian nilai, namun juga akuntabilitas. Sebab aplikasi e-Rapor SD ini juga sudah terintegrasi dengan aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang ada di Kemendikbud.

    "Data sudah langsung disinkronkan dengan Dapodik yang ada di Dikdasmen. Misal di SD Pamulang, nama Khamim nilainya 6 maka itu memotret kondisi riil siswanya, nilai yang sudah terekam itu tidak bisa diapa-apain lagi," terangnya.

    Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud telah mengembangkan aplikasi eRapor Sekolah Dasar. Tujuannya untuk memfasilitasi pendidik dan sekolah agar lebih mudah dalam merencanakan, mengolah, dan melaporkan penilaian hasil belajar peserta didik oleh pendidik sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

    "Dengan sistem baru ini, secara tidak langsung 'memaksa' guru untuk membuat perencanaan, penilaian, selama satu tahun. Penilaiannya akan lebih terstruktur, dari penilaian harian, penilaian tengah semester sampai penilaian akhir tahun," ujar Khamim.

    Tahapan penggunaan aplikasi ini terdiri dari pengambilan data sekolah dari Dapodik, pengisian data penilaian hasil belajar, pengolahan dan pencetakan ke dalam bentuk rapor digital (siap cetak). Semua tahap ini dilakukan di luar jaringan (offline).

    Langkah terakhir adalah mengirim data hasil pengolahan ke server Dapodik dalam jaringan (online). Aplikasi telah diujicobakan pada Juli 2019 dengan melibatkan Tim TIK (teknologi informasi dan komunikasi) dari 34 LPMP dari 34 Provinsi, Pusat Teknologi dan Komunikasi Kemdikbud, dan praktisi pendidikan. 

    Aplikasi e-Rapor SD juga telah disosialisasikan kepada 68 kabupaten/kota di 34 provinsi dengan sasaran sebanyak 2.040 SD pada Agustus 2019. Beberapa kabupaten/kota bahkan telah mendiseminasikan e-Rapor SD pada sekolah-sekolah lain di wilayahnya secara mandiri, seperti Kota Cimahi dan Kabupaten Pemalang.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id