338 Tim Melaju ke Final Kihajar STEM 2021

    Citra Larasati - 15 September 2021 16:38 WIB
    338 Tim Melaju ke Final Kihajar STEM 2021
    Kepala Pusdatin, Kemendikbudristek, Hasan Chabibie. Foto: Zoom



    Jakarta:  Sebanyak 338 tim dari seluruh jenjang pendidikan yang berasal dari seluruh Indonesia dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), serentak mengikuti pelaksanaan final program Kita Harus Belajar (Kihajar) bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) 2021. Acara final akan berlangsung pada 13-16 September 2021 ini, digelar secara daring.

    Plt. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hasan Chabibie, mengatakan dari 338 tim yang berlaga di babak final ini.  Sebanyak 12 tim di antaranya berasal dari SILN Arab Saudi, Malaysia dan Belanda.

     



    Sedangkan 326 tim lainnya berasal dari dalam negeri. “Seluruh peserta telah membuat karya nyata dalam implementasi STEM untuk memberikan solusi dari permasalahan dalam kehidupan sehari seperti permasalahan lingkungan, kesehatan maupun teknologi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 September 2021.

    Hasan menambahkan, setiap proses penilaian pada tahap final Kihajar STEM 2021 bersifat objektif dan terbebas dari segala intervensi dari pihak manapun. Panitia, kata dia, telah membentuk dewan juri yang terdiri dari pakar STEM, pakar pembelajaran dan pakar video pembelajaran dari dalam dan luar Kemendikbudristek.

    “Setiap dewan juri juga telah menandatangani pakta integritas sebagai wujud menjaga kredibilitas hasil penilaian,” tutur Hasan.

    Baca juga: Kemendikbudristek Targetkan 70 Ribu Peserta di Kihajar 2021

    Kihajar STEM 2021 dilaksanakan dalam tiga level, yaitu basic, intermediate, dan final. Pada tahapan final, ada tiga tahapan lagi yang harus dilalui oleh peserta, yaitu tahap pembuatan video problem solving, video tema, dan presentasi. 

    Lebih dari 685 video berbasis STEM yang menerapkan Engineering Design Process (EDP) dihasilkan oleh finalis Kihajar STEM 2021. Proses EDP terdiri dari mengidentifikasi masalah, melakukan proses brainstorming, menentukan permasalahan/solusi, dan diakhiri membuat purwarupa. Proses ini akan melatih peserta memecahkan permasalahan yang terjadi di dunia nyata.
     

    Halaman Selanjutnya
    Sejak 25 Juli 2021 setiap…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id