Mata Pelajaran Informatika Harus Masuk Cetak Biru Pendidikan

    Ilham Pratama Putra - 16 Mei 2020 15:24 WIB
    Mata Pelajaran Informatika Harus Masuk Cetak Biru Pendidikan
    Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah.
    Jakarta:  Anggota Komisi X DPR, Ferdiansyah menyebut mata pelajaran informatika meruapkan bahan ajar yang sangat penting dalam membangun Sumber Daya Manusia.  Untuk itu, implementasi dan kebutuhan mata pelajaran ini harus turut masuk ke dalam cetak biru pendidikan Indonesia yang saat ini tengah disusun oleh Kemendikbud.

    "Tentu ini harus masuk blue print pendidikan, karena mata pelajaran terkait informatika ini adalah penunjang utama pendidikan itu sendiri dan sumber daya manusia ke depan," kata Ferdiansyah, Dalam Diskusi Daring bertema 'Kebijakan Informatika:  Nasib Guru dan Mata Pelajaran Informatika Empat Periode Mendikbud' di Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020.

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mata pelajaran informatika masuk sebagai cetak biru pendidikan Indonesia. Di antaranya bagaimana sistem pendidikannya, kesiapan guru, orang tua, hingga masyarakat.

    "Karena masuknya informatika dalam blue print pendidikan adalah titik awal kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan," lanjut legislator dari fraksi Golkar itu.

    Baca juga:  Cetak Biru Pendidikan Diminta Atur Ulang Posisi Sekolah Swasta

    Terdekat, Kemendikbud sudah harus mendata berapa banyak tenaga pendidik yang memiliki kemampuan mengajar Informatika. Hingga, seperti apa kekuatan penggunaan teknologi di Indonesia akan berpengaruh pada dunia pendidikan.

    "Berapa guru, seberapa besar kemampuan guru kita, kemampuan alat di sekolah, termasuk penunjang seperti jaringan, listrik, keamanan. Kelasnya akan seperti apa dan gimana kondisi aktual penggunaan teknologi juga tak boleh ketinggalan," lanjut Ferdiansyah.

    Selanjutnya, kata Ferdiansyah, tinggal bagaimana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim maju ke Presiden Jokowi untuk mencari dukungan. Karena saat ini kemampuan teknologi dan akses internet di Indonesia masih minim.

    "Nanti itu yang kami harapkan Mas Nadiem bisa ke Presiden, untuk mendukung ini butuh dana sekitar X triliun agar berjalan," tutup dia.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id