comscore

Cetak Sejarah, PSM Unpad Raih Emas pada Kompetisi Paduan Suara di Eropa

Renatha Swasty - 27 Juni 2022 21:16 WIB
Cetak Sejarah, PSM Unpad Raih Emas pada Kompetisi Paduan Suara di Eropa
Delegasi PSM Unpad di ajang The 11th International “Antonio Vivaldi” Choir Competition & Festival di Municipal Hall “Vazrazdane” Grabovo, Bulgaria, Sabtu, 25 Juni 2022. DOK Unpad
Jakarta: Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) mengharumkan nama Indonesia pada ajang The 11th International “Antonio Vivaldi” Choir Competition & Festival di Municipal Hall “Vazrazdane” Grabovo, Bulgaria, Sabtu, 25 Juni 2022. PSM Unpad berhasil meraih medali emas pada kategori Mixed Choir dengan perolehan nilai 98. 

Poin tersebut berhasil diperoleh melalui penampilan lagu yang bervariasi dan apik. Beberapa lagu yang dibawakan, yakni “Die mit Tränen Säen werden” (Heinrich Schutz), “Readymade Alice” (Perttu Haapenen), dan “Gayatri” (Bagus S. Utomo).
“Keanekaragaman dan pemilihan lagu yang ditampilkan mencerminkan kemampuan khas Paduan Suara Unpad yang sangat ekspresif,” kata pelatih utama PSM Unpad, Arvin Zeinullah, dikutip dari laman unpad.ac.id, Senin, 27 Juni 2022. 

Sebelum tampil pada kompetisi tersebut, PSM Unpad telah melaksanakan misi kebudayaan yang biasa digelar setiap tahun. Yaitu Konser Budaya dalam The 11th International “Antonio Vivaldi” Choir Festival di Gabrovo, Bulgaria.

PSM Unpad tampil membawakan berbagai lagu daerah Indonesia, seperti “Sik Sik Sibatumanikam” (Pontas Purba), “Gai Bintang” (Budi S. Yohanes), “Cing Cangkeling” (Budi S. Yohanes), “Lisoi” (Ruben Federizon), “Soleram” (Josu Elberdin), “Bungong Jeumpa” (Paul Widyawan), “Yamko Rambe Yamko” (Agustinus B. Jusana), “Benggong” (Ken Steven), dan “Gayatri“ (Bagus S. Utomo).

Selain itu, sebelum rangkaian kegiatan di Bulgaria, PSM Unpad turut mengikuti kompetisi “European Grand Prix (EGP) for Choral di Tours”, Prancis, Minggu, 19 Juni 2022. Kompetisi “EGP for Choral Singing” merupakan kompetisi paduan suara dunia tingkat tertinggi dan paling bergengsi yang mempertemukan juara umum dari enam kompetisi di Arezzo-Italia, DebrecenHungaria, Tours-Prancis, Maribor-Slovenia, Tolosa-Spanyol, dan Varna-Bulgaria yang tergabung dalam asosiasi EGP for Choral Singing.

Arvin menjelaskan “Indonesia Kirana” telah berkembang menjadi sarana efektif PSM Unpad untuk menunjukkan sisi perjuangan kepemudaan dalam meraih mimpi sekaligus membawa nama Indonesia di pentas dunia. Melalui misi ini, PSM Unpad menyampaikan pesan bahwa paduan suara mahasiswa adalah sebuah kelompok positif yang layak diapresiasi dan didukung banyak pihak.

“Kesuksesan dalam Indonesia Kirana sebagai sebuah paduan suara mahasiswa hanya bisa diraih melalui kesamaan visi semua elemen anggota paduan suara, kerja sama yang baik, memahami satu sama lain, dan membentuk sebuah sistem yang baik dalam bernyanyi maupun berorganisasi”, ujar Arvin.

PSM Unpad membawa nama “Indonesia Kirana” sebagai bentuk misi kebudayaan melalui kompetisi dan pagelaran kebudayaan. Ketua program “Indonesia Kirana” Jasmine Azzahra Triatmojo menyatakan pencapaian terbesar dari PSM Unpad ini dapat terwujud melalui proses latihan selama lima bulan.

“Tim paduan suara yang terdiri dari 44 anggota ini pun berhasil mencetak sejarah sebagai paduan suara mahasiswa Indonesia pertama yang melaju dan memenangkan kompetisi tersebut,” kata Jasmine.
 
Baca juga: Selamat! Jurnal Ilmiah FH Unpad 'PJIH' Kini Terindeks di Scopus



(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id