comscore

Selamat! Jurnal Ilmiah FH Unpad 'PJIH' Kini Terindeks di Scopus

Citra Larasati - 25 Juni 2022 20:58 WIB
Selamat! Jurnal Ilmiah FH Unpad PJIH Kini Terindeks di Scopus
Kampus Fakultas Hukum Unpad. Foto: Dok. Unpad
Jakarta:  Jurnal ilmiah Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), yaitu Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum (PJIH), berhasil mendapatkan indeksasi dari Scopus. Sebagai salah satu jurnal pionir di FH, PJIH tercatat sebagai jurnal pertama di lingkungan Unpad dan jurnal hukum ke-12 di Indonesia yang meraih predikat jurnal internasional bereputasi.

Pemimpin Redaksi PJIH, Irawati Handayani mengatakan, informasi terindeksnya PJIH disampaikan langsung tim Content Selection and Advisory Board (CSAB) Scopus pada 13 April lalu. Indeksasi tersebut diperoleh setelah melalui penilaian kelayakan dari awal 2022.
“Salah satu penilaian penting dari CSAB menyatakan bahwa PJIH merupakan salah satu jurnal yang mempunyai ciri khas tersendiri yang memuat artikel-artikel yang provoking dalam bahasa Inggris, terutama mengenai isu-isu hukum internasional secara umum disertai berbagai artikel yang khusus berkaitan dengan Indonesia,” ujar Irawati dalam siaran pers Unpad, Sabtu, 25 Juni 2022.

PJIH sendiri merupakan revitalisasi dari Majalah Padjadjaran yang dibentuk pada 1957 dengan pimpinan redaksi saat itu adalah Mochtar Kusumaatmadja. Majalah Padjadjaran sempat vakum dan aktif kembali pada 2014 dengan pimpinan redaksi Atip Latipulhayat.

Tampuk pimpinan redaksi kemudian berganti menjadi Irawati Handayani sampai saat ini. Irawati menjelaskan, upaya PJIH untuk mendapatkan indeksasi Scopus memiliki jalan panjang.

Jurnal ini sempat mendapatkan akreditasi SINTA 2 pada tahun 2017 dan kembali mendapatkan akreditasi serupa pada 2021. Setelah mendapatkan indeksasi Scopus, status SINTA 2 pada PJIH kemudian  berubah menjadi SINTA 1.

“Dengan komitmen awal PJIH sebagai sarana pengembangan keilmuan, khususnya ilmu hukum maka dengan terindeksnya pada Scopus diharapkan memperluas cakupan sebaran pemikiran-pemikiran hukum guna pengembangan keilmuan di masa yang akan datang,” kata Irawati.

Dekan FH Unpad, Idris mengapresiasi perolehan indeksasi Scopus ini. Menurutnya, PJIH yang terindeks Scopus sangat penting dalam memberikan implikasi pada pemeringkatan Unpad, baik QS World University Rankings, THE, maupun peringkat Dikti.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para guru besar dan Bapak/Ibu dosen yang mengirimkan tulisan ke PJIH tersebut dan jurnal internasional lainnya, yang merupakan bagian penting dari reputasi akademik, salah satu kriteria dengan persentase penilaian sebesar 40 persen untuk QS WUR,” kata Idris.

Idris juga mendorong PJIH terus menlanjutkan proses hingga ke Quartile dan Scientific Journal Rankings (SJR). “Dekanat dan Rektorat akan mendukung penuh proses tersebut sehingga menjadi tantangan bagi jurnal fakultas lain untuk bisa terindeks Scopus,” kata Idris.

Baca juga:  Gagal SBMPTN? Jangan Khawatir SMUP Sarjana Unpad Masih Buka Hingga 27 Juni

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id