comscore

RUU Sisdiknas Dinilai Memangkas Spirit Gotong Royong

Ilham Pratama Putra - 15 Juni 2022 16:43 WIB
RUU Sisdiknas Dinilai Memangkas Spirit Gotong Royong
Pengamat pendidikan, Doni Koesoema. Medcom.id
Jakarta: Pengamat pendidikan, Doni Koesoema, menilai draf Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) memangkas spirit gotong royong. Sebab, dalam Pasal 14 ayat 1 dan 2 pada RUU Sisdiknas berpotensi mengurangi peran masyarakat dalam mengawal jalannya pendidikan.

Draf pasal tersebut mengatur mengenai Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Doni menilai fungsi Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah yang dijelaskan pada pasal tersebut tidak kuat.
"Akhirnya, apa yang ada di dalam RUU ini membuat spirit gotong royong kita itu tidak muncul. Bahkan, Komite Sekolah dan dewan hanya bagian dari penjelasan," kata Doni dalam siaran YouTube Pendidikan Karakter, Rabu, 15 Juni 2022.

Sejauh ini, kata dia, Dewan Pendidikan maupun Komite Sekolah memiliki peran penting untuk turut menyukseskan jalannya pendidikan. Namun, ruang itu dipersempit lewat RUU Sisdiknas.

"Masyarakat hanya dituliskan berhak berperan serta di dalam perencanaan, pelaksanaan pengawasan, dan evaluasi pendidikan secara perorangan atau kelompok maka sebenarnya tidak jelas," tutur dia. 

Doni meyakini nantinya pasal akan diturunkan dalam Peraturan Pemerintah. "Karena tidak jelas akan dicantel ke mana," tutur Doni. 

Dia menyebut RUU Sisdiknas mesti memberikan jaminan kepada masyarakat. Hal itu agar masyarkat bisa berpartisipasi untuk dunia pendidikan secara utuh.

"Kalau tidak ada jaminan partisipasi masyarakat ini tidak akan terwujud. Padahal kita ingin bergotong royong dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas," tutur dia.

Baca: Pemerintah Diminta Tak Mengubah Aturan Komite Sekolah dan Dewan Pendidikan di RUU Sisdiknas

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id