Jawa Tengah Tunda UN SMK karena Korona

    Mustholih - 15 Maret 2020 23:42 WIB
    Jawa Tengah Tunda UN SMK karena Korona
    Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani
    Semarang:  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah memutuskan menunda pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta. Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan penyebaran virus korona covid-19 yang cenderung semakin meluas di Jawa Tengah.

    "Pelaksanaan Ujian Nasional SMK yang semula dijadwalkan pada 16 sampai 19 Maret 2020, untuk sementara ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan. Jadwal pelaksanaan Ujian Nasional selanjutnya akan diberitahukan kemudian," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Jumeri, di Semarang, Minggu, 15 Maret 2020.

    Adapun pelaksanaan UN untuk SMA Negeri dan swasta sementara ini masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. UN untuk SMA rencananya digelar pada 30 Maret hingga 2 April 2020.

    "Tapi, (masih) menyesuaikan dengan situasi dan perkembangan status kedaruratan yang diakibatkan oleh penyebaran covid-19. Selanjutnya akan diberitahukan kemudian," ujar Jumeri menegaskan.

    Sementara itu, kata Jumeri, terhitung mulai 16 sampai 29 Maret 2020, kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah Jateng mulai Taman Kanak-kanak hingga SMA/SMK dialihkan secara mandiri di rumah masing-masing siswa, dengan model jarak jauh melalui sistem daring. "Bersamaan dengan hal tersebut, sekolah melakukan konsolidasi dan menyiapkan sarana dan prasarana kesehatan bagi warga sekolah untuk mewujudkan sekolah yang bersih dan sehat," jelas Jumeri.

    Baca juga:  Sekolah Diliburkan, Anies Tunda Pelaksanaan UN SMK

    Menurut Jumeri, selama pelaksanaan belajar mandiri di rumah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng meniadakan kegiatan studi tur, kemah, dan kegiatan lain yang sudah terjadwal. Jumeri meminta para siswa tidak mengadakan perjalanan jauh dari rumah.

    Sebagaimana diketahui, penyebaran virus korona di Jawa Tengah terus meluas. Setelah ditemukan dua pasien di Solo terinfeksi covid-19, hari ini virus mematikan asal Wuhan, Tiongkok diketahui telah menjangkit satu pasien yang tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Pemerintah Dokter Kariadi, Semarang, dan Rumah Sakit Umum Daerah Tidar, Magelang.

    Pasien korona di RS Kariadi diketahui memiliki riwayat kunjungan di Bali. Sedangkan pasien di RS Tidar memiliki riwayat baru pulang dari Malaysia.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id