Ekonomi Terdampak Covid-19, Mahasiswa Bisa Ajukan KIP Kuliah

    Ilham Pratama Putra - 08 April 2020 13:46 WIB
    Ekonomi Terdampak Covid-19, Mahasiswa Bisa Ajukan KIP Kuliah
    ilustrasi mahasiswa. Foto: MI/Barry Fathahillah
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memprediksi adanya kerentanan mahasiswa yang ekonomi keluarganya terdampak pandemi virus korona (covid-19). Untuk itu mahasiswa on going diberikan kesempatan untuk mengajukan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) meski perkuliahan sudah berjalan.

    Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, Kemendikbud, Abdul Kahar mengatakan, mahasiswa yang telah menjalankan kuliah pun bisa mengajukan KIP Kuliah. Proses pengajuan KIP-K diserahkan pada kampus masing-masing.

    "Kita berikan petunjuk teknis untuk mahasiswa yang ingin mendaftar KIP Kuliah, terutama yang sudah on going. Kriterianya sama," kata Kahar dalam konferensi video, Rabu 8 April 2020.

    Kriteria itu di antaranya, mahasiswa harus berasal dari keluarga kurang mampu. Mahasiswa diharuskan menyertakan Kartu Keluarga Sejahtera (KSS).

    Baca juga:  96.496 Siswa Lolos SNMPTN 2020

    Bukti pendapatan keluarga juga bisa dijadikan acuan. Ketentuanya, pendapatan dibagi per anggota keluarga yang tidak lebih dari Rp750 ribu per orang.

    "Dan ini juga berlaku bagi mahasiswa yang orang tuanya kehilangan pekerjaan, Kemendikbud memberikan kesempatan, PTN yang akan memverifikasi mahasiswa atau calon mahasiswanya untuk mendapat KIP-K," jelas dia.

    Pihaknya tidak ingin ada ada peserta didik yang harus putus kuliah dalam masa sulit ini. Menurutnya kendala ekonomi bisa dibicarakan dengan pihak universitas.

    "Memang sudah diprediksi orang tuanya ada yang ekonominya putus akibat PHK. Yang akhirnya menjadi rentan miskin. Ini juga kami akan persilakan perguruan tinggi untuk melihat, kami memberikan peluang untuk kampus menyisir lagi," ujar dia.

    Baca juga:  Jumlah Pendaftar KIP-Kuliah yang Lolos SNMPTN Meningkat

    Begitupula bagi calon mahasiswa yang baru diterima melalui SNMPTN 2020. Calon mahasiswa diminta untuk berkoordinasi dengan pihak kampus terkait kebijakan pembayaran.

    "Kalau ada masalah ekonomi jangan tunda daftar ulang. Daftar saja dulu. Tapi sampaikan ada kendala ekonomi di mana yang bersangkutan tidak bisa segera membayar ini dan itu," kata ketua LTMPT, Mohamad Nasih.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id