Kemendikbud-Ristek Dinilai Terlalu 'Gemuk'

    Ilham Pratama Putra - 17 April 2021 15:19 WIB
    Kemendikbud-Ristek Dinilai Terlalu 'Gemuk'
    Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto.



    Jakarta: Bergabungnya Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) membuat organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) semakin 'gemuk'. Kemendikbud bakal mengurusi pendidikan seluruh jenjang, juga dunia riset dan teknologi.

    "Maka ini jelas menjadi organisasi yang besar dan tanggung jawab luas," kata Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Edy Suandi Hamid kepada Medcom.id, Sabtu, 17 April 2021.






    Menurut dia, organisasi yang terlalu gemuk dari sisi tanggung jawab, tak baik. Ia menilai, Kemendikbud seharusnya tetap menangani pendidikan jenjang dasar hingga menengah agar lebih fokus. Urusan Ristek sebaiknya melekat dengan pendidikan tinggi (Dikti).

    "Di samping bidang-bidang terkait kebudayaan. Sedangkan Ristek tetap ada, dan diintergrasikan dengan pendidikan tinggi yang sekarang ada di Kemendikbud," ujar dia. 

    Baca: Pengurus Muhammadiyah Ini Ragu Nadiem Bisa Pimpin Kemendikbud-Ristek

    Edy mengatakan sosok yang memimpin Kemendikbud-Ristek perlu benar-benar paham dua bidang tersebut. Edy meragukan Mendikbud Nadiem Makarim mampu memimpin pos tersebut.

    "Kita melihat Menteri yang sekarang juga kedodoran menangani Dikti, sehingga banyak suara yang menghendaki beliau yang sebetulnya banyak ide inovatif, untuk di-resfhuffle," tutur Edy.

    Kemenristek dilebur ke dalam Kemendikbud, sehingga nomenklaturnya akan berubah menjadi Kemendikbud-Ristek. Sedangkan, Badan Riset dan Inovasi Nasional yang sebelumnya melekat dengan Kemenristek, bakal menjadi badan otonom.

    Penggabungan dua kementerian ini tinggal menunggu pengumuman Presiden Joko Widodo. Peleburan dua kementerian ini juga memunculkan isu perombakan kabinet.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id