Kemendikbud: Program Guru Penggerak Banjir Peminat

    Antara - 21 Oktober 2020 14:52 WIB
    Kemendikbud: Program Guru Penggerak Banjir Peminat
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah
    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut program Guru Penggerak sukses menarik minat para tenaga pengajar. Ini bisa dilihat dari banyaknya guru yang mengikuti seleksi program tersebut.

    "Alhamdulillah, ternyata program Guru Penggerak sangat diminati," ujar Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Santi Ambarrukmi, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Santi menjelaskan, sosialisasi yang telah dilaksanakan di tiga Provinsi, yakni Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, sudah sekitar 1.108 guru yang telah mendaftar menjadi calon guru penggerak. Jumlah ini diyakini masih akan terus bertambah. 

    "Provinsi lain pasti juga akan banyak yang mendaftar," ungkapnya.

    Santi menambahkan untuk sasarannya program Guru Penggerak angkatan kedua yakni 56 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Jumlah guru yang akan direkrut sesuai kuota hanya 2.800 orang. Jumlah itu sama dengan kuota angkatan pertama yang akan memasuki masa pendidikan selama sembilan bulan.

    Baca: Kisah Pengajar yang Lolos Seleksi Guru Penggerak

    Program Guru Penggerak bertujuan meningkatkan kompetensi guru agar mampu menciptakan ekosistem yang berdaya dan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar murid. Peserta Guru Penggerak akan menjalani pendidikan selama sembilan bulan. Peserta Guru Penggerak, bukan hanya guru yang berstatus PNS, tetapi juga bisa dari guru non PNS baik dari sekolah negeri maupun swasta.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id