SMK PGRI di Mejayan Luncurkan Mobil Listrik untuk UMKM

    Citra Larasati - 30 Juni 2020 13:37 WIB
    SMK PGRI di Mejayan Luncurkan Mobil Listrik untuk UMKM
    Mobil listrik untuk UMKM karya SMK Model PGRI I Mejayan, Madiun. Foto: Dok. SMK PGRI
    Jakarta:  Mendengar kata mobil listrik tentu yang pertama terbayangkan adalah mobil masa depan dengan teknologi super canggih, Namun mobil listrik ternyata bisa dibuat sendiri dengan bermodalkan kecerdasan, ketekunan, dan kerja keras.

    Berbekal peralatan yang sederhana dan pemikiranya yang luar biasa, siswa SMK Model PGRI 1 Mejayan mampu merakit mobil yang efisien serta lebih ramah lingkungan. Di tengah mewabahnya pandemi covid-19 siswa SMK Model PGRI I tetap berkreasi dan berinovasi, sebagai wujud berpikir positif di tengah situasi apa pun.

    Siswa mencari solusi melalui karya cipta Mobil Listrik untuk UMKM.  Mobil listrik ini merupakan salah satu keunggulan siswa dalam berpikir positif dan konstruktif dalam menghadapi situasi yang sulit tersebut. 

    Baca juga:  Ada 'Pernikahan Massal', Lulusan SMK Bakal Gampang Dapat Kerja

    Mobil Listrik yang diciptakan siswa SMK Model PGRI 1 Mejayan bersama guru-guru ini tidak hanya digunakan untuk pembelajaran di sekolah.  Namun mobil listrik ini juga untuk mendukung program SMK Model PGRI 1 Mejayan yang saat ini telah menjalin kemitraan dengan 72 desa di Kabupaten Madiun.
     
    Seperti diketahui, pandemi covid-19 telah mengakibatkan banyak pegawai dirumahkan, jumlah pengangguran yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pun berpotensi meningkat.  Sulitnya sejumlah perusahaan beroperasi telah mengakibatkan omzetnya juga menurun.

    Kondisi ini juga turut berdampak terhadap siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang lulus di tahun ini. "Ini salah Satu fakta yang terjadi saat ini, namun tidak harus menjadi halangan dan mematikan mental optimistis dan produktif.  Meski pandemi covid-19 memang berdampak negatif bagi sebagian masyarakat pada umumnya," kata Kepala Sekolah SMK Model PGRI I Mejayan, Sampun Hamad, dalam keterangannya, Selasa, 30 Juni 2020.

    Baca juga:  Kemendikbud Bentuk Forum Pengarah Vokasi

    Untuk itu, SMK Model PGRI 1 Mejayan telah mempersiapkan peserta didik berkarakter, terampil, berpikir cerdas serta profesional, serta bisa membaca peluang. Sehingga pada musim yang tidak menentu seperti saat ini, tim SMK Model PGRI 1 Mejayan berinovasi untuk mengembangkan diri agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

    "Khususnya pekerja dampak PHK akibat dari pandemi covid-19 maupun lulusan SMK pada tahun ini," terang Sampun.

    Untuk itu, Tim SMK yang dipimpin Sampun membuka peluang kerja (bisnis) bagi korban PHK dan lulusan SMK dengan berinovasi menciptakan produk berdaya jual tinggi.  Tim SMK Model PGRI 1 Mejayan siap menyambut era kenormalan baru atau new normal dengan menciptakan Mobil Listrik untuk UMKM karya anak bangsa.

    "Kami punya  semangat juang 'Sulit Tapi Bisa, Bukan Bisa Tapi Sulit'," seru Sampun.

    SMK Model PGRI 1 Mejayan, kata Sampun, selalu menjadikan tantangan sebagai peluang, bukan halangan untuk memiliki mental juang kreatif dan inovatif untuk menciptakan mobil listrik bagi UMKM. 

    Antara lain Kedai Nasi Pecel, Snack and Coffe Shop, Sahara Mart, Bengkel Servis keliling, Electrical Installation Maintanance dan usaha lainya. Rancang bangun Moblist (Mobil Listrik) ini bermula dari gagasan pembuatan kereta cinta atau sepeda cinta dengan sumber tenaga gerak ayunan kaki manusia.

    Karena berbagai pertimbangan, terutama tujuan agar dapat diprospek ke arah profit ternyata kurang mendukung. "Maka untuk menggeliatkan potensi ekonomi di masa pandemi covid-19, pembuatan kereta cinta dialihkan ke produk yang lebih kreatif dan lebih berdaya guna, berupa Mobilist SMK untuk UMKM," ujar Sampun.
     
    Bermodalkan keberanian, kemauan, dan kekompakan team work, pihak sekolah bertekad untuk mewujudkan impian membantu masyarakat di era pandemi covid-19. Seluruh rancang bangun atau desain Mobilist dibuat oleh tim kerja SMK. 

    Karya anak bangsa ini hanya dibandrol seharga Rp20 juta. "Kami keluarga besar sivitas akademika SMK Model PGRI 1 Mejayen, tetap optimistis. Kami bisa! Kami siap lebih produktif di era new normal," sebut Sampun.

    Adapun Rancang bangun yang dibuat sebagai berikut:

    1.  Rancang bangun empat buah roda
    2.  Rancang bangun sistem kemudi
    3.  Rancang bangun sasis atau rangka dasar
    4.  Rancang bangun break system
    5.  Rancang bangun body
    6.  Rancang bangun kelistrikan
    7.  Rancang bangun pemindahan tenaga dari motor listrik ke roda penggerak



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id