Siswa MAN 1 Pekanbaru Runner Up Kompetisi Astronomi Internasional

    Citra Larasati - 29 Juli 2020 13:47 WIB
    Siswa MAN 1 Pekanbaru <i>Runner Up</i> Kompetisi Astronomi Internasional
    Siswa MAN 1 Pekanbaru Yafi Amri peraih Juara 2 Kompetisi Astronomi dan Astrofisika Internasional. Foto: Dok. Kemenag
    Jakarta:  Siswa madrasah kembali mengukir prestasi berkelas internasional. Yafi Amri, siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru (MAN 1 Pekanbaru) berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih Juara pada International Award Astonomy and Astrophysics Competition (IAAC) Edition of 2020. 

    Alhamdulillah, kita bersyukur. Keberhasilan Yafi Amri ini menjadi bukti tidak lunturnya semangat siswa untuk belajar di tengah pandemi covid-19,” ujar Kepala MAN 1 Pekanbaru Marzuki, dalam keterangannya.

    IAAC atau Kompetisi Astronomi Astrofisika Internasional merupakan ajang kompetisi astronomi daring untuk siswa dari semua negara. Pada tahun ini, IAAC diikuti oleh siswa dari 74 negara di dunia.

    Baca juga:  Kemendikbud Menegosiasi Provider Agar Beri Diskon Paket Internet

    Yafi yang saat ini duduk di kelas XII Mia Smart Cendikia (MSC) 2 MAN 1 Pekanbaru berhasil mengungguli peserta dari 72 negara lainnya, seperti Malaysia, Amerika, Eropa, dan lainnya. 

    “Yafi juga menjadi satu-satunya siswa Indonesia yang berhasil meraih juara pada kompetisi ini.
    Dengan melewati tiga babak, yakni penyisihan, pre final, dan final, akhirnya anak kita Yafi Amri berhasil meraih juara 2 Internasional Award pada kompetisi yang diadakan oleh lembaga IAAC Space,” ungkap Marzuki.

    Sementara, guru pendamping Yafi, Khairul Muni menyampaikan perjuangan siswanya untuk meraih juara 2 internasional sudah dimulai sejak Mei 2020. “Untuk pengumuman pemenang babak penyisihan diumumkan tanggal 25 Mei 2020, nama Yafi Amri keluar sebagai peserta yang maju ke babak pre final. Babak pre final diumumkan 29 Juni 2020 dan pengumuman final pada 27 Juli 2020,” papar Khairul. 

    Dengan prestasinya sebagai juara 2 IAAC Edition of 2020, Yafi pun berhak mendapatkan penghargaan sertifkat Internasional dan uang tunai USD100.

    Alhamdulillah Yafi Amri merupakan satu- satunya siswa utusan Indonesia yang bisa lolos pada babak Final dengan berhasil meraih juara 2 setelah juara 1 dari India dan Pakistan. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak- anak madrasah untuk terus berprestasi di ajang Nasional dan Internasional,” harap Khairul Munir. 

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id