Pasutri Lulus Doktor Cum Laude di ITS

    Ilham Pratama Putra - 17 Maret 2020 16:33 WIB
    Pasutri Lulus Doktor Cum Laude di ITS
    Pasutri yang lulus doktor dari ITS. Foto: ITS/Humas
    Jakarta:  Pasangan suami isteri (pasutri), Muhammad Ahsan dan Hidayatul Khusna baru saja menyelesaikan program doktor mereka di Departemen Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Keduanya lulus dengan predikat Cum laude secara bersamaan.

    Khusna berhasil meraih gelar doktor dengan disertasi berjudul Pengembangan Diagram Kontrol Maximum Multivariate Cumulative Sum (Max-MCUSUM) untuk Data Berautokorelasi. Sedangkan Ahsan memiliki disertasi berjudul Pengembangan Diagram Kontrol Multivariat Berbasis PCA Mix untuk Deteksi Intrusi.

    Bagi Khusna, proses menjalin hubungan hingga akhirnya berkeluarga, tidak menghalangi keduanya menempuh pendidikan. Bahkan dalam proses pengambilan gelar doktor ini, keduanya mendapat beasiswa Program Menuju Doktor Sarjana Unggul (PMDSU) pada tahun 2015.

    “Kami pertama kali kenal dari PMDSU, kebetulan satu promotor dan saling mengenal, kemudian menikah pada 2016,” ungkap Khusna dikutip dari laman ITS, Selasa 17 Maret 2020.

    Dia mengaku, perjalanan menjadi seorang doktor semakin tidak mudah. Sebab perkuliahan dilaluinya dengan kondisi hamil pada pertengahan 2019 lalu.

    “Sampai saat sidang terbuka, umur kandungan saya memasuki bulan keenam,” imbuhnya.

    Khusna menyatakan bahwa dirinya harus pandai dalam membagi waktu agar dapat beristirahat dengan cukup. Semua tugas yang berkaitan dengan penelitian harus selesai sebelum malam tiba.

    Dia juga berpendapat bahwa keberhasilan seorang calon doktor tak hanya dipengaruhi oleh kecerdasan dan manajemen waktu. Tetapi juga oleh kesabaran, ketekunan, serta dukungan lingkungan yang positif.

    “Ketika seringkali penelitian tidak menemukan jalan keluar, maka perlu kesabaran untuk tetap on the track,” ujar perempuan kelahiran 19 Mei 1994 tersebut.

    Dalam merampungkan penelitiannya, pasangan ini mengaku saling mendukung dan menyemangati satu sama lain. Bahkan, tak jarang keduanya berdiskusi dan saling koreksi terkait penelitian yang sedang dikerjakan.

    “Menarik rasanya bisa belajar dan ke sana kemari bersama-sama,” ucap sang suami, Ahsan.

    Ahsan juga bersyukur dapat mengikuti berbagai program penelitian dan konferensi internasional melalui PMDSU bersama-sama sang istri. Keduanya juga menerima beasiswa program Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah (PKPI) atau Sandwich-Like di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) selama empat bulan sejak Oktober 2018.

    Selain itu, semasa pendidikan Khusna dan Ahsan aktif menelurkan penelitian yang terpublikasi internasional dan terindeks Scopus. Ahsan yang juga aktif meneliti di Laboratorium Statistika Bisnis dan Industri tersebut berhasil mempublikasikan 16 artikel terindeks Scopus.

    "Sedangkan Khusna, telah menerbitkan lima artikel terindeks Scopus sebagai penulis utama, ujar Ahsan.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id