comscore

IPB University Raih Juara Umum Abdidaya 2021

Arga sumantri - 07 Desember 2021 12:29 WIB
IPB University Raih Juara Umum Abdidaya 2021
IPB University juara umum Abdidaya 2021. Foto: Humas IPB.
Bogor: IPB University berhasil meraih Juara Umum dalam Abdidaya 2021. Ini merupakan kegiatan perdana yang diadakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Dalam kegiatan ini, IPB University juga dipercaya sebagai tuan rumah. Abdidaya 2021 diikuti 113 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dengan total 240 tim yang dibagi dalam 6 skema, yaitu 4 skema PHP2D, 1 skema P3D, dan 1 skema Wiradesa.
"Untuk memperluas kesempatan mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan desa, banyak perguruan tinggi yang menyampaikan diperlukannya lebih banyak program-program fleksif kementerian," kata Ketua Pelaksana Abdidaya 2021 Alim Setiawan Slamet, dikutip dari siaran pers IPB, Selasa, 7 Desember 2021.

Sementara itu, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan - Kemendikbudristek Aris Junaidi mengatakan, desa merupakan sumber kekuatan pendidikan. Mahasiswa, dosen pendamping, perguruan tinggi, dan lembaga mitra desa adalah juara. 

"Semua adalah pejuang sejati, berpikir dan berjaya bukan hanya untuk diri sendiri tetapi untuk desa," ungkap Aris.

Baca: Pohon Emas Ternyata Ada di Indonesia, Ini Penjelasan Pakar IPB

IPB University dinobatkan sebagai Juara Umum melalui perolehan medali emas pada kategori support system skema Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa  (PHP2D) 1, kategori Dosen Pendamping skema PHP2D 1, kategori support system skema PHP2D 2, kategori Organisasi Mahasiswa skema PHP2D 2, dan kategori Organisasi Mahasiswa program Wira Desa. 

Abdidaya 2021 ini dikelompokkan dalam 4 kategori, yaitu Kategori Organisasi Mahasiswa, Kategori Dosen Pendamping, Kategori Lembaga Mitra Desa, dan Kategori Support System yang merupakan perwakilan dari masing-masing institusi.

Wakil Rektor IPB University Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan mengatakan Drajat Martianto menekankan, tidak ada pemenang dalam lomba ini. Sebab, semuanya adalah pemenang.

"Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi mercusuar, tetapi harus menjadi pelopor perubahan yang harus dirasakan manfaatnya," ucap Drajat.

Drajat berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk mengabdi pada negeri dan semakin menumbuhkan jiwa pengabdian. Tidak hanya itu, melalui program ini juga, dapat melahirkan pemberdaya-pemberdaya muda agar dapat menjawab tantangan global.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id