Rabita Madina, Mahasiswa Berprestasi Nasional 2020 dari UGM

    Citra Larasati - 15 September 2020 18:37 WIB
    Rabita Madina, Mahasiswa Berprestasi Nasional 2020 dari UGM
    Rabita Madina juara 1 kategori sarjana Pilmapres Nasional 2020. Foto: UGM/Humas
    Jakarta:  Mahasiswa International Undergraduate Program (IUP), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabita Madina, berhasil menyabet juara 1 kategori sarjana Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2020.  Rabita sukses menjadi mahasiswa berprestasi terbaik nasional setelah menyisihkan 443 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. 
     
    "Sejujurnya, saat diumumkan sebagai pemenang sangat di luar ekspektasi dan bersyukur sekali sudah memiliki support system yang luar biasa baik dari pihak kampus dan juga teman serta keluarga," ungkap Rabita, dalam keterangannya, Selasa, 15 September 2020.
     
    Mahasiswa angkatan 2017 ini menjelaskan, dalam Pilmapres kali ini dia harus melalui serangkaian seleksi mulai di tingkat fakultas hingga universitas. Setelah terpilih sebagai wakil fakultas pada program sarjana ia pun melaju di Pilmapres Nasional dan melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat.

    Seleksi tahap pertama berupa portofolio yang diikuti 444 mahasiswa. Selanjutnya 174 terbaik melaju dalam seleksi tes wawasan kebangsaan dan bahasa Inggris. Kemudian 21 terbaik berkompetisi di final untuk mempresentasikan gagasan kreatif, profil diri, pidato bahasa Inggris, serta diskusi panel.
     
    Dalam kompetisi bertema Implementasi Sustainable Development Goals tersebut Rabita mengajukan gagasan kreatif berjudul Perlindungan Kontraktor Independen Dalam Gig Economy Melalui RUU Cipta Kerja. Gagasan yang diusung fokus terhadap perlindungan hukum bagi para pekerja yang memiliki status kontraktor independen.

    Contohnya, pengemudi ojek online yang bekerja untuk perusahaan seperti gojek/grab, para dokter yang membuka praktik online di aplikasi HaloDoc, dan tenaga pendidikan yang membuka tutor di Ruangguru dan sejenisnya.

    Baca juga:  Mahasiswa Vokasi UI Peringkat ke-3 Pilmapres Nasional 2020
     

    Dia menjelaskan saat ini status kontraktor independen belum diatur di bawah hukum sehingga hak-hak mereka belum sepenuhnya terpenuhi. Pengadilan hubungan industrial juga banyak menghadapi kasus tentang status kontraktor independen. 
     
    "Apabila status tersebut dapat diatur di bawah hukum, pastinya para kontraktor independen akan lebih terlindungi," ujar gadis asal Bandung ini.
     
    Rabita menyampaikan, keberhasilan yang diraihnya tak lepas dari persiapan yang panjang sekitar enam bulan. Selain itu, juga berusaha menampilkan yang terbaik dan selalu percaya akan usaha yang dilakukan.

    Capaian itu tak lepas  dari dukungan dan bimbingan dosen pembina serta fakultas, dan universitas  yang memfasilitasi persiapan mengikuti Pilmapres Nasional 2020.  Sebelum dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi nasional 2020, Rabita kerap menyabet sejumlah penghargaan.

    Di antaranya adalah Best Defense Counsel, Best Defense Team, dan Best Non Native English Team at International Criminal Court Moot Court Competition 2019 di Den Haag Belanda, Best Head of Government at ASEAN Foundation ASEAN Model Meeting 2020 di Hanoi Vietnam, First Winner Speech Contest at ALSA English Challenge FH UNPAD 2019, Best Defense Counsel, Best Defense Team, dan Best Non Native English Team at International Criminal Court Moot Court Competition 2019 di Den Haag Belanda, dan First Winnet Speech Contest at BINUS E-Comp 2018. 

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id