Dilema Pembelajaran Jarak Jauh untuk Anak Berkebutuhan Khusus

    Arga sumantri - 07 Oktober 2020 22:19 WIB
    Dilema Pembelajaran Jarak Jauh untuk Anak Berkebutuhan Khusus
    Ilustrasi. Foto: Antara/Zabur Karuru
    Jakarta: Memastikan layanan pendidikan kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) selama diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) merupakan tantangan yang tidak mudah bagi para guru. Tidak terkecuali yang dialami, Ranti Elvira, Guru SMPN 2 Mempura, Kabupaten Siak. 

    SMPN 2 Mempura merupakan salah satu sekolah inklusi yang ada di Kabupaten Siak. Terletak di kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura. Sekolah yang merupakan mitra Tanoto Foundation ini dikelilingi hutan dan kebun sawit. 

    Ranti juga menjelaskan bahwa peserta didik yang terkategorikan ABK tidak hanya yang difabel saja. Tetapi, juga siswa yang putus hubungan dengan dunia luar karena beberapa faktor. 

    "Salah satunya peserta didik di kelas saya. Ananda termasuk ABK karena broken home. Hal ini yang diduga kuat menyebabkannya tidak peduli dengan dunia luar. Misalnya tidak peduli dengan pelajaran di sekolah, tidak mempan dinasihati atau pun dimarahi orang tuanya," ujar Ranti, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Total ada delapan jumlah siswa berkebutuhan khusus di SMPN 2 yang terbagi atas tujuh orang dengan kategori lamban/kesulitan belajar dan satu orang tuna laras. 

    Ranti mengatakan, dalam menghadapi peserta didik ABK dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Apalagi saat ini situasinya siswa harus belajar dari rumah. Mengimplementasikan PJJ dengan siswa berkebutuhan khusus, kata dia, mempunyai tantangan tersendiri. Kesabaran dan ketelatenan jadi faktor kunci. 

    "Terkadang jangankan mengikuti materi yang kami bagikan di WAG kelas, absen saja tidak dibaca. Saya pernah menelpon dan malah di-reject. Materi tidak dibaca dan tidak ditanggapi," ucapnya. 
     

    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id