Raih Doktor di Tengah Korona, Sidang Pun via Live Streaming

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 23 Maret 2020 07:07 WIB
    Raih Doktor di Tengah Korona, Sidang Pun via <i>Live Streaming</i>
    Anita Kusuma Wardani, mahasiswa S3 ITB saat Sidang Promosi Doktor live streaming. Foto: ITB
    Jakarta: Mahasiswi program studi S3 Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB), Anita Kusuma Wardani berhasil mendapatkan gelar doktornya dengan yudisium Cum Laude.  Promosi doktornya digelar di tengah meningkatnya kewaspadaan virus Korona, sehingga membuat sidang disertasi pun terpaksa digelar melalui live streaming YouTube ITB 

    Meski di tengah pembatasan aktivitas akibat penyebaran virus Korona, Anita tetap melaksanakan sidang promosi doktornya secara live streaming di kanal YouTube ITB.  Mahasiswi asal
    Banyuwangi ini pun diganjar gelar doktor dengan yudisium cumlaude.

    Anita menjelaskan, fokus dari penelitiannya selama menempuh studi doktoral adalah pada teknologi membran. Tujuannya meningkatkan hidrofilisitas permukaan pada membran ultrafiltrasi (UF) berbasis polipropilena.

     “Penelitian ini dilatarbelakangi oleh defisit air minum di Indonesia, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh WHO, baru sekitar 57,35% dari total penduduk indonesia yang mendapatkan akses layanan air minum pada tahun 2017,” ungkap Anita dikutip dari laman ITB, Jakarta, Senin 23 Maret 2020.

    Dalam penelitiannya, ia menyoroti bagaimana sampai saat ini di Indonesia membran ultrafiltrasi (UF) digunakan untuk mengelola air.  Material-material untuk produksi membran UF umumnya memiliki stabilitas mekanik yang rendah, harga yang tinggi, dan ketersediaannya terbatas.

    Padahal jika bisa dikembangkan, maka kualitas pengelolaan air minum di Indonesia akan menjadi lebih baik. Untuk itu ia di bawah bimbingan Prof. Dr. I Gede Wenten, Prof. Dr. Danu Ariono, dan Prof. Dr. Subagjo mengembangkan membran UF berbasis Polipropilena (PP) yang memiliki kestabilan kimia dan mekanik yang baik, harga murah, dan ketersediaannya melimpah.

    Perempuan yang bercita-cita menjadi dosen ini menuturkan, bahwa kinerja membran PP pada proses pengolahan air masih rendah, salah satunya karena karakteristik hidrofobik dari membran PP.

    “Modifikasi untuk meningkatkan hidrofilisitas pada membran PP perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja membran PP dalam proses pengolahan air,” jelasnya.

    Sebagai informasi, Anita yang menempuh S1 dan S2 di Teknik Kimia ITB juga mempunyai catatan yang apik dalam publikasi jurnal. Ia sangat produktif, tercatat sudah menghasilkan 33 publikasi selama menempuh S3 dan 17 di antaranya masuk ke dalam kategori jurnal internasional Q1 dan Q2.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id