Alumnus UNS Bagikan Keseruan Meraih Beasiswa Kuliah di Korsel

    Citra Larasati - 13 November 2020 09:09 WIB
    Alumnus UNS Bagikan Keseruan Meraih Beasiswa Kuliah di Korsel
    Alumnus UNS, Farouq Heidar Barido yang kini kuliah di Korea Selatan.Foto: UNS/Humas
    Jakarta:  Farouq Heidar Barido sejak dulu memiliki keisengan menyematkan gelar Prof. Dr. S.Pt pada namanya, yang ditulisnya pada kertas kecil di tas yang baru dibelinya.  Namun siapa sangka, keisengan dan harapan itu kini hampir menjadi kenyataan, Farouq tengah menempuh studi di Kangwon National University, Korea Selatan dan tengah menjalani integrated program untuk Department of Applied Animal Science.

    Edo sapaan akrabnya, merupakan penerima beasiswa BEST-KNU (Bring Excellent Student to Kangwon National University).  “Saya merasa beruntung banget bisa punya kesempatan untuk melanjutkan studi integrated program. Jadi selama empat tahun itu Saya bisa memotong masa studi langsung doktor tanpa master program,” tutur Edo, dalam keterangan tertulis, Jumat 13 November 2020.

    Alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) ini pun membagikan kisahnya saat menempuh studi di Korea Selatan. Salah satunya terkait dengan budaya belajar, Edo bercerita bahwa setiap minggu mereka akan melakukan weekly meeting di hari Senin untuk membahas progres yang telah dilakukan selama satu minggu kepada Profesor.

    Selain itu target belajar di Korea ini tergolong tinggi, namun jangka waktunya singkat. Sehingga tak jarang mahasiswa di sana kerap menambah jam belajar mereka untuk menyelesaikan target-target yang diberikan. 

    Dijelaskan pula oleh mahasiswa asal Kendal ini, salah satu kendala yang dihadapinya di Korea adalah bahasa.   Edo bercerita, jika Korea Selatan termasuk negara yang sangat menghargai bahasanya

    Sehingga mahasiswa baru khususnya mahasiswa internasional diwajibkan untuk mengambil kelas bahasa Korea (Korean languages level satu dan dua) terlebih dahulu.  Meski begitu, Edo mencari solusi dengan cara membuat terjemahan sendiri dan mempersiapkan buku referensi berbahasa inggris.

    Kemudian mahasiswa lulusan Fakultas Pertanian (FP) UNS ini memberikan saran kepada pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri agar bisa mempersiapkan diri sedini mungkin.  Setidaknya sejak semester lima sampai tujuh.

    Hal ini penting dilakukan sebagai antisipasi mempersiapkan beberapa persyaratan yang membutuhkan waktu, seperti nilai kemampuan bahasa.  Selain itu, Edo juga memberikan tips untuk mendapat beasiswa studi ke luar negeri berdasarkan pengalamannya.

    Baca juga:  Kuliah di UGM, Penelitian di Belanda, Wisuda di Atas Bukit Lurah Dalam

    Seperti ketika membuat esai, dia menyarankan peserta untuk mengetahui kondisi diri sendiri dan menjelaskan keunggulan diri secara halus.   Kemudian terkait dengan rencana penelitian, ia menyarankan untuk banyak membaca referensi sesuai bidang keilmuan, kemudian mencaritahu sistem perkuliahan di universitas yang dituju, serta membuat penelitian terkait permasalahan di Indonesia yang hasilnya bisa diimplementasikan.

    Tak hanya menjelaskan tentang proses studinya, awardee Global Challenge batch pertama tahun 2016 ini juga membagikan cerita kesehariannya di sana. Seperti biaya hidup, cara Edo mengatur waktu, informasi tentang kerja paruh waktu dan tempat-tempat yang pernah dikunjunginya.

    “Selama kita punya tekat tertentu jangan pernah takut untuk merealisasikannya. Selama kita punya doa, dari orang tua, doa kita dan konsistensi dari kita sendiri buat mau mencapai target kita, maka enggak ada yang enggak mungkin buat dicapai,” tutur Edo.

    Secara khusus untuk peserta yang saat ini masih menjadi mahasiswa di UNS, Edo menyarankan untuk memanfaatkan kesempatan yang ditawarkan oleh universitas, salah satunya program Global Challenge. Edo juga mendorong peserta untuk berani menuliskan impian-impian mereka dan merealisasikannya karena menurutnya “Nothing is impossible to achieve!” 

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id