comscore

Fathinah Terpilih Wakili UI Ikut Program Innovation Fellows di Stanford University

Antara - 29 November 2021 22:34 WIB
Fathinah Terpilih Wakili UI Ikut Program Innovation Fellows di Stanford University
Fathinah Asma Izzati, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI). Dok Humas UI.
Depok: Fathinah Asma Izzati terpilih mengikuti program University Innovation Fellows (UIF) yang diselenggarakan oleh Stanford University's Hasso Plattner Institute of Design (d.school). Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) itu akan mewakili kampusnya dalam program tersebut.

"Dengan terpilihnya mahasiswa kami untuk berpartisipasi pada program UIF ini, kami berharap perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang dapat menjawab tantangan-tantangan kompleks yang dihadapi dunia saat ini," ujar Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Fasilkom UI Ari Saptawijaya, dalam keterangannya, Senin, 29 November 2021.
Ari berharap kegiatan ini dapat menjadikan mahasiswa sebagai agen-agen perubahan yang memiliki sudut pandang yang global.

Fathinah Asma Izzati menjadi salah seorang dari 255 mahasiswa berasal dari 65 institusi pendidikan tinggi di15 negara, yang berhasil terpilih pada program UIF tahun 2021.

Sebelum bergabung pada program UIF, Fathinah mengikuti pelatihan yang dibimbing langsung staf pengajar Fasilkom UI Muhammad Hafizhuddin Hilman. Fathinah dilatih bersama Muhammad Ziddan Hidayatullah (Geofisika FMIPA UI), Richard Addyanto (Teknik Elektro FT UI), dan Sheila Firda Annisarahma (Manajemen FEB UI).

Baca: Guru SD Lulus S2 UNY dengan IPK 4.00, Ternyata Begini Trik Belajarnya

Selama pelatihan yang diadakan selama enam minggu, para peserta didorong untuk menciptakan inovasi yang berbasis solusi terhadap permasalahan yang dimiliki oleh universitasnya masing-masing.

Program UIF mendorong mahasiswa terpilih untuk meningkatkan keterlibatan kampus terhadap inovasi, kewirausahaan, kreativitas, dan design thinking. Para siswa yang tergabung pada program ini berasal dari sekolah di seluruh dunia.

"Mereka akan menciptakan peluang untuk membantu rekan-rekannya membangun kepercayaan diri, agensi, dan pola pikir kewirausahaan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan global," katanya.

Selain itu, kata dia, mahasiswa berperan sebagai advokat untuk perubahan institusional dengan para pemimpin akademik. Lalu, mengakomodasi banyak suara mahasiswa yang sangat dibutuhkan untuk dialog tentang masa depan perguruan tinggi.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id