Antara Kuliah dan Jadi Editor Youtuber 'Korea Reomit'

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 27 Februari 2020 09:09 WIB
    Antara Kuliah dan Jadi Editor Youtuber 'Korea Reomit'
    Mahasiswa Program studi (Prodi) Psikologi Fakultas Kedokteran (FK) UNS, Brian Nanta Kurnia. Foto: UNS/Humas
    Jakarta:  Menjalani kesibukan sebagai mahasiswa, aktivis kampus, dan video editor freelancer
    sebuah saluran Youtube berpengikut jutaan dalam waktu bersamaan bukanlah perkara mudah.  Namun Brian Nanta Kurnia, mahasiswa UNS berhasil membuktikan, bahwa itu bukan suatu hal yang mustahil untuk dilakukan. 

    Mahasiswa Program studi (Prodi) Psikologi Fakultas Kedokteran (FK) UNS, Brian Nanta Kurnia merupakan editor di saluran Youtube: Korea Reomit.  Di tengah kesibukannya kuliah, namun Brian punya cerita dan tips tersendiri untuk mengimbangi rutinitas kuliah dengan pekerjaannya.

    “Belum lama sih, saya baru mulai semester lalu sekitar Oktober, jadi baru empat bulan. Aktivitas sehari-hari ya kuliah itu pasti, terus aktif juga di himpunan mahasiswa, tahun lalu dipercaya pegang posisi staf ahli di divisi media dan informasi. Selain itu, kadang juga bantu-bantu dosen kalau lagi butuh bantuan di bidang kreatif,” ujar Brian.

    Baca juga:  24 Tahun, Raras Raih Doktor di ITS

    Brian menceritakan, awal mula bagaimana ia bisa terpilih sebagai editor di saluran Youtube yang sudah memiliki 2,47 juta subscribers tersebut. Bermula dari informasi yang didapatkan dari temannya, Brian memberanikan diri untuk mendaftar sebagai editor Youtube.

    “Saya tahunya dari teman saya yang kebetulan dulu juga editornya Mas Hansol (Hansol Jang, pemilik saluran Youtube, Korea Reomit), dia repost story-nya Mas Hansol kalau lagi oprec part-time editor gitu. Terus akhirnya daftar, karena lumayan buat menambah pengalaman juga, terus ikutin serangkaian alurnya dan puji Tuhan diterima,” ujar Brian dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Februari 2020.

    Brian mengaku, membagi waktu antara kuliah dengan pekerjaan dengan membuat pengingat yang ia setel di laptop dan smartphone-nya. Dengan cara itu, Brian bisa memantau tugas atau pekerjaan apa saja yang belum selesai.

    Meski dalam seminggu bisa mengedit dua hingga tiga video, namun Brian tetap memprioritaskan kuliahnya.  “Karena saya termasuk deadliners ya dan cukup pelupa, saya bikin reminder yang terintegrasi di ponsel dan laptop. Bisa buat pengingat ada beberapa kerjaan yang belum selesai dan cukup berhasil juga," kata Brian

    Baca juga:  Kapal Perang Canggih ITS, Bisa Menyelam dan 'Melayang'

    Menyadari statusnya yang masih mahasiswa, Brian pun memiliki komitmen kuat untuk mengutamakan tugas kuliah sebelum mengedit video.  "Karena kalau ngedit dan masih dikejar-kejar tugas kuliah itu tidak enak dan malah tidak maksimal hasilnya,” kata Brian.

    Mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan tim Korea Reomit benar-benar dimanfaatkan oleh Brian. Ia juga mengakui, bahwa dalam tim Korea Reomit memiliki lingkungan yang sangat baik dan mendukung, sehingga bisa memudahkannya dalam mengatur kegiatan kuliah dan kegiatan lainnya, termasuk untuk mengedit video.

    Brian berpesan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa yang ingin terjun di dunia kreatif untuk selalu aktif dalam mencari pengetahuan-pengetahuan baru. Termasuk juga belajar menyampaikan ide dan konsep dengan cara kreatif.

    “Kalau buat teman-teman yang tertarik di bidang kreatif terutama di video editing sekarang lapangan pekerjaan cukup luas," kata Brian.

    Baca juga:  Pagi Mengajar di SLB, Sore Narik Ojol

    Menurutnya, industri media sosial sekarang sedang membutuhkan banyak ide dan konsep kreatif untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan produk mereka. "Sebenarnya enggak cuma skill editing aja sih, berpikir kreatif juga dan cara kita deliver ide kita ke orang gimana. Juga biar kita tetap survive di dunia kreatif itu ada satu yang harus selalu dijaga, yaitu rasa ingin tahu dan belajar," ungkap Brian.

    Ia juga mengingatkan, agar anak muda rajin menggali hal-hal baru.  "Cari apa yang lagi tren, ada hal baru apa yang bisa dipelajari buat ningkatin skill. Karena dunia kan terus berkembang, jadi kalo mau survive ya kita juga harus ikut berkembang terus,” pungkasnya.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id