comscore

Hebat! Mahasiswa Undip Ini Terpilih Jadi Dirut Mandiri

Arga sumantri - 20 Oktober 2021 13:23 WIB
Hebat! Mahasiswa Undip Ini Terpilih Jadi Dirut Mandiri
Mahasiswa Undip Adinda Zenniar. Foto: Humas Undip.
Semarang: Adinda Zenniar, mahasiswa Prodi S1 Informatika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (Undip) terpilih sebagai Direktur Utama Bank Mandiri selama sehari. Adinda berkesempatan menjadi Direktur Utama Bank Mandiri, menggantikan peran Direktur Utama Darmawan Junaidi. 

Mahasiswa asal Jawa Tengah ini melaksanakan berbagai kegiatan. Mulai dari menyaksikan penandatanganan kerja sama, memimpin rapat pimpinan, hingga kunjungan lapangan. Adinda akan memberikan masukan atas situasi yang diobservasinya.

 



"Saat ini yang sedang tren di era digitalisasi adalah bank digital. Karena itu, saya minta Adinda men-take over posisi Dirut Bank Mandiri dan nanti laporkan ke saya bagaimana transisi digital di Bank Mandiri," ucap Menteri BUMN Erick Thohir, mengutip siaran pers Undip, Rabu, 20 Oktober 2021.

Adinda akan berdiskusi dengan Direktur Utama Darmawan Junaidi untuk meningkatkan kepemimpinan setara di lingkungan Bank Mandiri. Mengenyam pendidikan di bidang Informatika, menjadi tantangan tersendiri bagi Adinda, sebab keterlibatan perempuan di bidang Informatika masih sangat minim.

"Kami belajar langsung dengan pemimpin-pemimpin perempuan di berbagai BUMN, Plan Indonesia, dan juga mentor lainnya yang ahli di bidang kesetaraan gender dan juga komunikasi publik," ungkap Adinda.

Baca: Afi Ahmad Ridlo, Santri Probolinggo yang Bakal Sehari Jadi Menteri

Ia bercerita, dalam proses pembelajaran di kelas selama empat hari, ia ditantang membuat video kampanye pentingnya kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan. Sebelum mengambil alih tugas Direktur Utama Bank Mandiri, Adinda mengikuti mentoring dan shadowing yang diberikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. 

"Jadi, sebelum kami take over, kami sudah melihat secara langsung bagaimana mereka memimpin," ujarnya.

Rektor Undip Yos Johan Utama mengaku bangga atas terpilihnya salah satu mahasiswa Undip dalam program ini. Ia mengatakan, mahasiswa Undip dituntut berprestasi bukan hanya dalam hal akademis, namun juga prestasi-prestasi di berbagai bidang lainnya. 

"Undip terus mendorong mahasiswanya untuk berprestasi dalam berbagai hal, sehingga memberikan nilai positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," ucap Yos.
 
 

Kegiatan yang diikuti Adinda bertajuk Girls Takeover, sebuah kampanye global yang diinisiasi oleh Plan International. Kegiatan ini diselenggarakan serentak di 75 negara setiap tahunnya dalam rangka Hari Anak Perempuan Internasional (International Day of the Girls) yang jatuh pada 11 Oktober. Tahun ini, temanya ialah kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di dunia kerja.

Adinda berhasil menyisihkan lebih dari tujuh ribu pendaftar dan melewati berbagai tahapan seleksi administrasi dan tes tulis online, Girls Leadership Class, seleksi video, dan interview final.

Selain Adinda, ada lima perempuan muda lainnya yang berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia yang terpilih sebagai finalis Girls Takeover 2021. Mereka yakni Arum (Sulawesi Selatan), Putri (Jawa Barat), Sharon (Jawa Barat), Sisilia (Nusa Tenggara Barat), dan Virdha (Jawa Tengah).

Mereka 'mengambil alih' tugas dari Menteri BUMN dan lima pimpinan BUMN lainnya. BUMN tersebut antara lain Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Angkasa Pura 1, Kimia Farma, dan Telkomsel.

Baca: UI Kampus Terbaik di Indonesia Pada Rumpun Ilmu Sosial

Adinda merupakan sosok mahasiswa Undip yang aktif dalam kegiatan di dalam kampus, mulai dari menjadi anggota Developer Students Club Undip, asisten praktikum, hingga pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas sebagai staf muda bidang Riset dan Keilmuan.

Adinda juga aktif menyuarakan isu lingkungan dan sampah melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Berkat kepeduliannya ini, Adinda dinobatkan menjadi Duta Generasi Hijau Jawa Tengah tahun 2019. Selain itu, ia juga mengikuti program Mata Air Jepara. 

Adinda berkesempatan mengikuti program Pengajar Jelajah Nusa 2019 sehingga dipercaya untuk mengajar sebagai guru SD di salah satu kota di Indonesia, tepatnya di Kota Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.

(AGA)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id