Siswi MAN 1 Surakarta ke Amerika Ikut 'Kennedy Lugar Youth Exchange Study'

    Citra Larasati - 02 September 2021 10:03 WIB
    Siswi MAN 1 Surakarta ke Amerika Ikut Kennedy Lugar Youth Exchange Study
    Nadia Shafiana Rahma, siswi MAN 1 Surakarta (tengah). Foto: Dok. Kemenag



    Jakarta:  Prestasi kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta. Nadia Shafiana Rahma, siswi kelas 12 Program Keagamaan Putri, berhasil menjadi salah satu peserta "Kennedy Lugar Youth Exchange Study (KL-YES), program beasiswa pertukaran pelajar bagi siswa SMA dari negara-negara muslim.

    Program ini dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah Amerika Serikat. Di Indonesia, program ini di bawah koordinasi Yayasan Bina Antar Budaya yang fokus di bidang kajian antarbudaya. Nadia Shafiana Rahma dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat pada 7 September 2021.

     



    Nadia berbagi cerita, bahwa info mengenai program ini dia dapatkan saat kelas 11 melalui media sosial. "Jadi saya mulai mendaftar sejak bulan Agustus 2020, sampai dinyatakan diterima sebagai salah satu peserta, menunggu hampir satu tahun lebih," ujar Nadia usai pelepasan keberangkatannya ke Amerika Serikat di Gedung Pembelajaran Terpadu MAN 1 Surakarta, Rabu, 1 September 2021.

    Program ini akan berlangsung selama satu tahun. Seluruh peserta dari Indonesia akan tinggal bersama keluarga angkat di Amerika Serikat, termasuk juga bersekolah setingkat SMA kelas 12 di sekolah keluarga angkat.

    Baca juga:  Pelajar Indonesia Sabet Medali Olimpiade Kebumian Internasional

    Menurut Nadia, KL - YES ini sebenarnya diperuntukkan bagi siswa kelas 10. Kondisi pandemi yang mengharuskan tinggal di rumah, membuatnya mencari info seputar program pertukaran pelajar.

    Lalu menemukan info ini. Karena belum ada yang mendaftar, Nadia memberanikan diri daftar. “Jadi ini seperti berkah korona di masa pandemi,” tuturnya.

    Tahapan yang dijalani Nadia antara lain seleksi berkas, seleksi chapter yang terdiri dari tes essai, wawancara, dan dinamika kelompok sampai dinyatakan lolos sebagai peserta. Proses seleksi dilakukan secara berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional.

    Nadia berharap bisa membuka jalan bagi adik-adik kelas bisa ke Amerika Serikat juga membawa nama baik madrasah dan Indonesia. Sebab, siswa program keagamaan biasanya ke Timur Tengah.

    “Padahal kita juga bisa ke Amerika Serikat. Jika mendapat info seputar program pertukaran pelajar, jangan ragu untuk ikut. Karena semua juga diawali dari rasa ragu. Tetapi selama yakin, ingin terus belajar dan mengembangkan diri, tidak ada yang tidak mungkin," terang Nadia.

    Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id