Kemendikbud Janji Pengangkatan Sejuta Guru PPPK Tidak Molor Lagi

    Ilham Pratama Putra - 26 November 2020 16:56 WIB
    Kemendikbud Janji Pengangkatan Sejuta Guru PPPK Tidak Molor Lagi
    Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali membuka rekrutmen guru honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021.  Kemendikbud berjanji pengangkatan satu juta guru tersebut tidak molor seperti yang terjadi pada pengangkatan di 2019 yang hingga kini masih belum terlaksana.

    Molornya pengangkatan ini pun akhirnya dikhawatirkan terjadi kembali. Namun, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kemendikbud, Iwan Syahril memastikan hal itu tidak akan terjadi.  Iwan mengatakan, proses pelaksanaan seleksi pada 2021 berbeda dengan sebelumnya.

    Baca juga:  Orientasi Utama Guru: Siswa, Siswa, Siswa

    Salah satunya karena model penyediaan lowongan yang berasal dari formasi yang diajukan Pemerintah daerah (Pemda).

    "Ini perbedaannya antara kondisi tahun 2019 dan sekarang. Pada 2019 itu seleksi dulu baru formasi, makanya terjadi kemacetan karena formasi tidak diinfokan lebih dulu," kata Iwan dalam Bincang Pendidikan dan Kebudayaan secara virtual, Kamis, 26 November 2021.

    Kendala pengangkatan guru PPPK ini pada 2019 ialah belum terbitnya Surat Keputusan (SK) dan Nomor Induk (NI) PPPK. Terdapat 34.954 guru honorer yang masih terkatung-katung nasibnya.

    Baca juga:  Pengangkatan Satu Juta Honorer Diharapkan Mampu Atasi Kekurangan Guru

    Menurut Iwan, dengan terdatanya kebutuhan guru dari Pemda, hal tersebut akan memberikan kepastian bagi mereka yang lulus PPPK. Setelahnya lulus, proses penerbitan SK, nomor induk PPPK serta Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) juga akan lebih mudah.

    "Kita memastikan formasi dulu, kita enggak mau kayak dulu. Jadi mudah-mudahan ketika guru-guru honorer sudah seleksi, proses pengangkatan itu sudah terjadi karena formasi sudah ada," tambahnya.

    Untuk itu saat ini pihaknya mendorong Pemda segera mengirimkan usulan kebutuhan guru di daerahnya masing-masing sampai batas waktu 31 Desember 2020. Berdasarkan data terkahir Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), ada 174.077 formasi guru PPPK yang telah diusulkan oleh 32 provinsi, 370 kabupaten, dan 89 kota.

    "Dalam hal ini memang kita sosialisasi dengan pemda terus kita lakukan dan akan kita intensifkan dalam beberapa minggu ke depan, terutama sebelum tenggat waktu dengan pengumuman seleksi untuk ASN PPPK yang dilakukan bersama-pihak terkait akan memberikan dorongan kepada pemda untuk mengajukan formasi sesuai kebutuhan," tutupnya.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id