PGSI Desak Guru Pemegang Sertifikat Pendidik Langsung Diangkat PPPK

    Arga sumantri - 05 Januari 2021 08:09 WIB
    PGSI Desak Guru Pemegang Sertifikat Pendidik Langsung Diangkat PPPK
    Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi
    Jakarta: Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) mendesak guru yang sudah bersertifikat pendidik dapat diangkat otomatis sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sertifikat pendidik disebut telah membuktikan bahwa guru tersebut sudah memiliki masa pengabdian yang lama, terseleksi kompetensinya, dan berhak mengajar. 

    "Jika guru-guru yang sudah bersertifikat masih harus mengikuti seleksi dalam bentuk tes, maka sebenarnya pemerintah telah mengabaikan kebijakannya sendiri tentang sertifikasi guru," kata Ketua Umum PGSI Mohamad Fatah melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Januari 2021.

    PGSI juga meminta para guru yang sudah mengabdi di atas 10 tahun, meskipun belum bersertifikat pendidik, bisa diangkat langsung sebagai guru PPPK. Menurut Fatah, mereka sudah membuktikan lewat kinerja dan pengabdian selama 10 tahun lebih untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

    "Jika di antara guru-guru tersebut masih ada kekurangan kompetensinya, maka menjadi tanggung jawab negara atau pemerintah untuk terus menerus memberikan program meningkatkan kompetensi dalam bentuk diklat-diklat guru," ujarnya.

    Baca: Ketua Komisi X Tolak Penghapusan Skema Jalur CPNS Guru

    Ia mengatakan, kebijakan rekrutmen satu juta guru PPPK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak terkoneksi dengan Kementerian Agama (Kemenag). Padahal, kata dia, Kemenag juga sangat berharap mengangkat guru honorer di madrasah negeri dan swasta.

    "Baik guru-guru agama maupun guru-guru mata pelajaran lain sebagai PPPK," kata Fatah.

    Menurut dia, sampai saat ini masih ada upaya dari Kemenag, Komisi X dan VIII DPR untuk mengajak Kemendikbud bermusyawarah agar bisa berbagi kuota rekrutmen guru PPPK. Harapannya, kata dia, guru-guru yang mengajar di madrasah negeri maupun swasta bisa diakomodiasi dalam program pengangkatan guru PPPK.

    PGSI juga meminta pemerintah memperpanjang masa pendaftaran seleksi guru PPPK. Tenggat pendaftaran yang ditetapkan pada 31 Desember 2020 dinilai belum bisa mengakomodasi hak guru untuk mengikuti seleksi PPPK.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id