Kemenag Bakal Bahas Kuota PPPK dengan Kemendikbud dan Kemenpan RB

    Citra Larasati - 19 Januari 2021 08:46 WIB
    Kemenag Bakal Bahas Kuota PPPK dengan Kemendikbud dan Kemenpan RB
    Menag, Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag/Humas


    Jakarta:  Kementerian Agama (Kemenag) akan berdiskusi dengan dua kementerian terkait penambahan kuota formasi rekrutmen tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Kementerian Agama tahun 2021. Dua kementerian tersebut adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

    Hal ini disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Langkah ini menurut Yaqut, dilakukan sebagai upaya penambahan kuota formasi rekrutmen tenaga PPPK di lingkungan Kemenag pada 2021. 




    “Kami akan mendiskusikan kekurangan kuota (PPPK) ini dengan pihak Kemendikbud yang memiliki kuota mencapai lebih dari satu juta. Kami juga telah menyiapkan surat untuk dikirim ke Kementerian PANRB tentang usulan penambahan kuota rekrutmen guru dan dosen di lingkungan Kementerian Agama,” ungkap Yaqut, Senin, 18 Januari 2021. 

    Ia menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan surat kepada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) melalui surat nomor B-2951/DJ.I/HM.00.1/12/2020 agar memfasilitasi pertemuan dengan pihak Kemendikbud, Kementerian PANRB, dan BKN. 

    Baca juga:  Komisi X Usul Guru Honorer Lama Mengabdi Langsung Diangkat PPPK

    Menag menyampaikan, pada 2021 ini, Kemenag memperoleh kuota formasi rekrutmen tenaga PPPK hanya sebanyak 9.464 orang. Formasi ini diperuntukkan bagi PPPK guru madrasah, guru PAI (Pendidikan Agama Islam) di sekolah, dan dosen PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam).

    Jumlah ini, menurut Yaqut tidak sepadan dengan kebutuhan Kemenag yang membutuhkan 68.064 orang.  “Jumlah formasi ini dipandang belum memadai jika dibandingkan dengan kebutuhan pemenuhan kekurangan guru dan dosen sebanyak 68.064 orang. Formasi ini baru memenuhi 14 persen dari total kebutuhan tersebut,” tutur Yaqut. 

    Yaqut merinci, secara nasional kekurangan tersebut terdiri dari 27.641 orang guru madrasah,  36.866 orang guru PAI, dan 3.557 orang dosen PTKI. “Untuk itu, diperlukan upaya penambahan kuota untuk formasi rekrutmen PPPK tahun 2021 untuk memenuhi kekurangan di atas,” kata Yaqut.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id