Transformasi Pendidikan Mesti Terintegrasi, Tak Cuma Dibebankan pada Guru Penggerak

    Ilham Pratama Putra - 15 November 2021 20:06 WIB
    Transformasi Pendidikan Mesti Terintegrasi, Tak Cuma Dibebankan pada Guru Penggerak
    Guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra



    Jakarta: Guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan menyebut transformasi pendidikan tak bisa digantungkan ke pundak Guru Penggerak saja. Menurutnya, perbaikan ekosistem pendidikan mesti terintegrasi.

    "Terintegrasi, ya baik itu membentuk proses pendidikan yang seperti apa, sarana prasarana. Apalagi sarana prasarana yang bisa mendukung yang kita tuju digitalisasi pendidikan," tutur Cecep dalam webinar Akselerasi Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Program Guru Penggerak, Senin 15 November 2021.  

     



    Ia mengatakan, perbaikan ekosistem pendidikan membutuhkan dukungan dari banyak aspek. Mulai dari pembiayaan, sarana dan prasarana, hingga kurikulum. Meski kini sudah ada Bantuan Operasional Sekolah (BOS), namun hal tersebut dinilai belum cukup.

    "Karena kebutuhannya itu luas sekali. Jadi Guru Penggerak itu baru satu sisi. Kita perlu Guru Penggerak tapi juga sarana prasarana juga bergerak untuk mendukung Guru Penggerak, standar prosesnya, kurikulumnya, evaluasinya," tutur dia.

    Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meyakini Guru Penggerak akan menjadi lokomotif perubahan dunia pendidikan. Nadiem menyebut Guru Penggerak akan menjadi kunci majunya dunia pendidikan.

    Baca: Nadiem Targetkan 6.000 Guru Penggerak Hingga Akhir Tahun

    Saat ini, setidaknya tiga ribu Guru Penggerak angkatan pertama sudah mendapatkan pembelajaran tentang kepemimpinan. Mereka diharapkan memiliki pola pikir baru tentang membentuk ekosistem pendidikan.

    "Tidak lagi berfokus pada administrasi, tetapi memprioritaskan kebutuhan murid dan mencari cara menggerakan kawan-kawan sesama guru untuk melakukann perubahan dan perbaikan," kata Nadiem.

    Selain itu, lewat program tersebut, pihaknya memproyeksikan Guru Penggerak sebagai calon pemimpin di masa depan. Baik sebagai kepala sekolah maupun pengawas sekolah.

    "Dengan begitu sekolah-sekolah di Indonesia akan dipimpin pendidik yang berkompeten, dan menjalankan tugasnya, punya keinginan kuat untuk berfikir maju," tutup Nadiem.


    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id