Program PPPK Dinilai Momentum Tepat Tuntaskan Masalah Guru

    Antara - 13 Januari 2021 14:10 WIB
    Program PPPK Dinilai Momentum Tepat Tuntaskan Masalah Guru
    Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani.
    Jakarta: Pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai positif rekrutmen guru melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Ini disebut bisa jadi momentum menyelesaikan tiga masalah laten guru dan tenaga kependidikan di Indonesia yang selama puluhan tahun belum terselesaikan.

    "Ketiga persoalan tersebut adalah tata kelola guru yang belum optimal, isu guru honorer, serta reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan aparatur sipil negara (ASN) kepada masyarakat," ujar Doni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 13 Januari 2021.

    Dia menjelaskan, skema PPPK menjadi opsi paling baik dan realistis dalam pembenahan tata kelola guru, peningkatan kesejahteraan guru honorer dan mendorong percepatan profesionalisme kinerja pemerintah. Terkait kesejahteraan, misalnya, skema PPPK memberikan kesempatan luas kepada guru, khususnya honorer, memperoleh gaji dan kesejahteraan yang lebih baik.

    Baca: Guru Honorer Usia di Atas 35 Tahun Tuntut Jadi ASN Tanpa Tes

    Melalui skema PPPK, kata Doni, seleksi yang dilakukan tidak membatasi usia, sehingga kesempatan melamar lebih terbuka lebar. Bahkan, guru berusia 50 tahun dapat mendaftar dan digaji standar pegawai negeri.

    "Gaji dan tunjangan, PPPK sama dengan pegawai negeri. Yang membedakan hanya tunjangan pensiun. Namun, skema PPPK dapat memberikan kesempatan bagi mereka yang berumur di atas 35 tahun mendaftar dan ikut seleksi ASN," jelas Doni.

    Rekrutmen guru PPPK merupakan salah satu program prioritas terbesar di bidang pendidikan 2021. Rekrutmen guru melalui skema itu menargetkan kuota sampai dengan satu juta guru. Sampai 2024, kebutuhan guru dan tenaga pendidik di Indonesia diperkirakan mencapai 1,3 juta orang.

    Sebagian guru yang saat ini bertugas akan memasuki masa pensiun. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat lebih dari 700 ribu guru saat ini berstatus honorer yang kesejahteraannya jauh berada di bawah standar.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id