Ini Usulan PTIC Terkait Seleksi PPPK Guru Tahap 1

    Ilham Pratama Putra - 24 September 2021 10:41 WIB
    Ini Usulan PTIC Terkait Seleksi PPPK Guru Tahap 1
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah



    Jakarta: Perkumpulan Teacherprenuer Indonesia Cerdas (PTIC) menyampaikan surat resmi kepada Komisi X DPR terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru tahap 1. Sekjen PTIC Dodi Iswanto mengatakan, ada sejumlah masukan yang disampaikan.

    "Satu, syarat ASN PPPK itu cukup berpendidikan S1/DIV, sehingga mengakomodasi semuanya," ujar Dodi melalui keterangan tertulis, Jumat, 24 September 2021. 

     



    Kemudian, PTIC mengusulkan agar syarat kelulusan PPPK Guru mempertimbangkan masa kerja berdasarkan data Data Pokok Pendidikan per Desember 2019. PTIC juga berharap pemerintah menuntaskan honorer eks K2 dan usia 35 tahun ke atas.

    "Seperti halnya guru bantu, dan guru honorer daerah untuk pelaksanaan tes teknis diberikan penambahan waktu dan soal di permudah, kita minta Pusmenjar memperbaiki kualitas soal," ujarnya.

    Baca: Nadiem dan Komisi X Sepakat Penundaan Pengumuman Seleksi PPPK Guru

    Lalu, PTIC meminta tambahan afirmasi untuk guru honorer usia 35 tahun ke atas, awalnya 15 persen, menjadi 30 persen. Kemudian, tambahan afirmasi untuk K2 yang awalnya 10 persen menjadi 25 persen. 

    "Memberikan afirmasi kepada guru honorer yang lama mengabdi dan memiliki NUPTK serta SK Kepala Daerah paling rendah Kepala Dinas Pendidikan untuk mendapatkan afirmasi 20 persen," ungkapnya.

    Dodi mengatakan, untuk guru honorer yang berusia di atas 50 tahun dan sudah mengabdi lama sekali dan secara administratif aman, diberikan afirmasi tambahan agar lulus.

    Selanjutnya, terkait kualifikasi ijazah untuk petugas layanan khusus. Dodi mengatakan, dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 24 Tahun 2008 bahwa tenaga kependidikan dapat diusulkan sebagai ASN PPPK tahun 2022.

    Baca: Komisi X DPR Minta Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I PPPK Guru Ditunda

    "Data Dapodik menjadi acuan seleksi ASN PPPK bukan berdasarkan ijazah linier dan memberikan kesempatan untuk guru honorer yang mengikuti seleksi PPPK yang tidak lulus tahun 2021 diikutkan kembali pada seleksi tahap selanjutnya," jelasnya.

    Bagi peserta yang tidak lulus PPPK 2021, PTIC meminta agar tetap diberikan ruang untuk tetap mengajar. Selain itu, pemerintah diminta memprioritaskan guru di daerah 3T untuk mengikuti PPPK dan mendapatkan afirmasi.

    PTIC juga meminta Kementerian Agama (Kemenag) agar membuka penerimaan PPPK Guru kategori 35 tahun ke atas. Bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), harus mengabdi minimal tiga tahun terdata di Dapodik dengan dibuktikan SK Yayasan atau Kepala Dinas Pendidikan.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id