Alasan Pemerintah Rekrut Satu Juta Guru Honorer Jadi PPPK

    Arga sumantri - 23 November 2020 20:44 WIB
    Alasan Pemerintah Rekrut Satu Juta Guru Honorer Jadi PPPK
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Zoom
    Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, para guru memiliki peran yang sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul. Makanya, diperlukan tenaga pendidik dengan kompetensi tinggi dan jumlah yang memadai sesuai dengan sebaran satuan pendidikan di seluruh Tanah Air.

    "Pada saat ini diperkirakan kebutuhan tambahan tenaga pendidik di sekolah negeri adalah sekitar satu juta guru," terang Ma'ruf saat menghadiri Acara Pengumuman Rencana Seleksi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021 melalui konferensi video, Senin, 23 November 2020.

    Ma'ruf mengungkapkan, sejak empat tahun terakhir, jumlah guru menurun sekitar 6 persen setiap tahunnya. Penurunan terjadi karena pensiun, dan pergantiannya tidak dapat mengejar kebutuhan jumlah guru karena meningkatnya jumlah siswa didik.

    "Kekurangan guru selama ini ditutupi dengan menggunakan tenaga guru honorer," tuturnya.

    Namun, kata dia, pemerintah melihat bahwa pemanfaatan guru honorer tanpa status yang jelas sangat merugikan bagi yang bersangkutan. Tingkat kesejahteraan para guru honorer berbeda jauh dari rekan mereka yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). 

    "Padahal banyak dari mereka yang berprestasi dan sudah tahunan mengabdi sebagai tenaga pendidik," ungkapnya.

    Baca: Simak, Cara Pendaftaran Seleksi PPPK untuk Guru Honorer

    Selain itu, para guru honorer tidak dapat mengikuti berbagai macam kegiatan peningkatan kapasitas seperti pelatihan, kursus, ataupun mengikuti pendidikan untuk jenjang yang lebih tinggi. Dengan begitu, baru sebagian kecil guru honorer yang memiliki sertifikat guru. Padahal, seiring dengan perkembangan zaman, kompetensi guru perlu untuk terus ditingkatkan. 

    "Hambatan-hambatan ini, dalam jangka panjang berakibat pada tertinggalnya kualitas para guru honorer,” tegasnya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id