Guru PPPK Tak Dapat Dana Pensiun

    Arga sumantri - 24 November 2020 16:03 WIB
    Guru PPPK Tak Dapat Dana Pensiun
    Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Teguh Widjinarko. Tangkapan layar
    Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memastikan guru yang lolos seleksi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tak dapat dana pensiun. Sebab, sistem kerja guru PPPK yakni kontrak.

    Deputi bidang SDM Aparatur Kemenpan RB Teguh Widjinarko menjelaskan, PPPK merupakan sistem kontrak per tahun. Jadi, setiap tahun bisa diperbaharui sesuai kinerja guru PPPK, perpanjangan bisa sampai mendekati usia pensiun. 

    "Apabila satu tenaga PPPK dalam dua tahun yang bersangkutan tidak berkinerja, maka Pejabat Pembina Kepegawaian bisa memutuskan hubungan kerja. Ini jadi bagian penting yang perlu kita perhitungkan untuk pemberian pensiun," jelas Teguh dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR secara virtual, Selasa, 24 November 2020.

    Teguh mengatakan, sumber dana pensiun sebagaimana yang diterima Pegawai Negeri Sipil (PNS) berasal dari iuran tetap. Sejak awal menjadi PNS, gaji mereka langsung dipotong untuk membayar iuran dana pensiun.

    "Untuk PPPK, karena masa kerjanya per tahun diperbaharui terus, maka pensiun tidak diberikan kepada yang bersangkutan," ujarnya.

    Baca: SK Guru PPPK Hasil Seleksi 2019 Dijanjikan Rampung 2021

    Namun, kata teguh, pemerintah mendorong guru PPPK mencari sumber dana pensiun secara mandiri. Namun, kebijakan dana pensiun bagi guru PPPK mungkin saja berubah di masa mendatang.

    "Kalau di masa mendatang ada kebijakan lain, mungkin Kementerian Keuangan akan menjawab mengenai masalah ini," ujarnya.

    Di luar dana pensiun, guru PPPK disebut akan menerima gaji hingga tunjangan sama halnya dengan PNS. Hal ini diatur lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

    Regulasi itu menjelaskan, setiap PPPK berhak menerima gaji dan tunjangan meliputi tunjangan pangan, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan/fungsional, dan tunjangan lain yang nanti diberikan Pemda. Besarnya tunjangan disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tunjangan bagi PNS.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id